Pembelajaran matematika di sekolah dasar memegang peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis peserta didik. Salah satu materi dasar yang perlu dikuasai peserta didik kelas I adalah membandingkan dan mengurutkan panjang benda. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan memahami konsep panjang karena materi disampaikan secara abstrak dan kurang melibatkan pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media konkret dalam pembelajaran membandingkan dan mengurutkan panjang benda pada siswa kelas I sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 17 siswa kelas I SD IK Ar Raihan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, pretest, posttest, serta penilaian minat dan motivasi belajar peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media konkret mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep panjang benda. Nilai rata-rata pretest sebesar 65 meningkat menjadi 85 pada posttest. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan aktivitas belajar, kemampuan bekerja sama, serta motivasi belajar selama proses pembelajaran berlangsung. Penggunaan media konkret memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena peserta didik dapat mengamati dan memanipulasi objek secara langsung. Dengan demikian, media konkret dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran matematika yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.