Tengku Silvana Sinar
Program Studi Magister Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Verba ‘Angkat’ dalam Korpus Bahasa Indonesia: Studi Linguistik Korpus Wardani Febrina; Mahriyuni; Tengku Silvana Sinar
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 15 No. 2 (2026): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/w4kxds49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah penggunaan verba ‘angkat’ dalam korpus bahasa Indonesia dengan membandingkan data otentik dari teks berita melalui perangkat lunak AntConc dan entri leksikal pada KBBI Edisi VI. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan linguistik korpus. Data dikumpulkan melalui teknik konkordansi (KWIC) untuk menganalisis pola kalimat, sentimen aktor, dan sentimen pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara definisi netral dalam kamus dengan realitas penggunaan bahasa. Dalam korpus, verba ‘angkat’ memiliki dua kutub ekstrem: sebagai representasi prestasi yang terkendala pada bidang olahraga (seperti ‘angkat berat’ dan ‘angkat besi’) serta representasi tragedi kemanusiaan pada bidang kriminal (seperti ‘anak angkat’ dan ‘orangtua angkat’ yang berkolokasi dengan kekerasan). Penelitian ini membuktikan bahwa metode korpus mampu mengungkap sisi pragmatis dan muatan sentimen kompleks yang tidak terakomodasi dalam panduan leksikal standar .Kata kunci : Linguistik Korpus; Verba ‘Angkat’; AntConc; Analisis Sentimen This study aims to examine the use of the verb angkat in the Indonesian language corpus by comparing authentic data from news texts analyzed using AntConc software with the lexical entry of angkat in the Sixth Edition of the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). This study employs a descriptive qualitative method with a corpus linguistics approach. The data were collected using the Keyword in Context (KWIC) concordance technique to analyze sentence patterns, actor sentiment, and patient sentiment. The results reveal significant differences between the neutral definitions provided in the dictionary and the realities of language use. In the corpus, the verb angkat exhibits two extreme poles: as a representation of achievement, predominantly associated with the field of sports, such as angkat berat and angkat besi, and as a representation of humanitarian tragedy in the context of crime, as reflected in expressions such as anak angkat and orangtua angkat, which frequently co-occur with narratives of violence. These findings demonstrate that corpus-based methods can reveal pragmatic dimensions and complex sentiment patterns that are not fully captured by standard lexical descriptions. Keywords: Corpus Linguistics; Verb ‘Angkat’; AntConc; Sentiment Analysis.