Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Paritas dengan Kejadian Kanker Serviks di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Tahun 2025 Agnes Supraptiwi Rahayu; Nabila Meilia Ananda Putri Pramesti; Venthy Angelika; Trajanus L. Jembise; Elieser; Novianto M
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks belum menunjukkan bukti yang konsisten pada berbagai populasi, sehingga diperlukan evaluasi pada wilayah dengan karakteristik reproduksi yang berbeda, seperti Papua. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks pada wanita usia ≥30 tahun di Poli Kebidanan RSUD Jayapura tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) terhadap 131 rekam medis yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis bivariat direncanakan menggunakan uji Chi-square pada tingkat kemaknaan 95%; karena ditemukan sel dengan nilai expected count kurang dari 5, analisis dilanjutkan menggunakan uji Fisher's Exact Test, sedangkan kekuatan hubungan dianalisis menggunakan Contingency Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden merupakan multipara (61,8%) dan sebanyak 29,0% terdiagnosis kanker serviks. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat cukup bukti statistik untuk hubungan antara paritas dengan kejadian kanker serviks (p=0,444), dengan nilai Contingency Coefficient sebesar 0,142 yang menunjukkan kekuatan hubungan sangat lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada populasi penelitian ini, paritas tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian kanker serviks pada wanita usia ≥30 tahun di RSUD Jayapura. Temuan ini memberikan bukti ilmiah lokal awal yang menunjukkan pentingnya mempertimbangkan faktor risiko lain di luar paritas dalam upaya pencegahan kanker serviks dan menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya dengan desain yang mengendalikan variabel perancu.