Kualitas air kolam renang perlu dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi air tetap berada dalam batas pengoperasian yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem pemantauan kualitas air serta kendali sirkulasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), klorin yang diestimasi melalui Oxidation-Reduction Potential (ORP), dan alkalinitas, serta mengendalikan pompa DC berdasarkan nilai ambang pH. Untuk meningkatkan kestabilan pembacaan sensor analog, sistem menerapkan metode Median Filtering dan mengirimkan data secara real-time melalui platform Blynk sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Pengujian dilakukan selama 7 hari pada kolam renang berkapasitas 10.000 liter dengan membandingkan hasil pengukuran sistem IoT terhadap alat ukur standar. Analisis kuantitatif menggunakan tiga hari sampel, yaitu hari ke-1, ke-4, dan ke-7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH memiliki MAPE sebesar 0,78% dengan MAE 0,06 dan RMSE 0,06, sedangkan sensor TDS memiliki MAPE 1,29% dengan MAE 7 mg/L dan RMSE 7,14 mg/L. Estimasi klorin berbasis ORP menghasilkan MAPE 3,07% dengan MAE 0,03 mg/L dan RMSE 0,04 mg/L, sedangkan alkalinitas memiliki MAPE 4,23% dengan MAE 5 mg/L dan RMSE 5 mg/L. Sistem kendali pompa berhasil merespons kondisi pH di luar ambang pengoperasian, yang ditunjukkan pada hari ke-4 ketika pH mencapai 7,92 dan pompa aktif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa purwarupa mampu menjalankan fungsi pemantauan dan kendali sirkulasi otomatis sesuai spesifikasi pada kondisi pengujian. Namun, keterbatasan jumlah sampel, durasi pengujian, dan penggunaan satu kondisi lingkungan menyebabkan hasil belum dapat digeneralisasi untuk penerapan operasional jangka panjang.