This premarital preparation counseling activity was motivated by the community service team's concern over the high number of divorces in West Java Province. The high rate of divorce experienced by some communities often shakes the psychological condition of them (particularly those experiencing it), resulting in a decline of communities' happiness in overall. One of the reasons for the high divorce rate is thought to be a lack of mental preparation among prospective couples before entering marriage. This lack of mental preparation is evidenced, among other things, by the fact that many prospective couples still do not understand the essence of marriage. Meanwhile, based on the literature review, there have been no reports of community service activities providing premarital preparation counseling for young people in Karawang Regency, particularly university students. Therefore, the community service team was enthusiastic about carrying out this counseling activity as a form of community service. The activity took place on Thursday, October 9, 2025, utilizing a counseling method. The results of this activity indicated that it had significant benefits for the students, opening their minds to the importance of knowledge about premarital preparation, enabling them to better prepare mentally for their future married life. Similar activities should be held in the future, targeting more students of Universitas Singaperbangsa Karawang, and synchronizing with the Ministry of Religious Affairs program. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan penyuluhan persiapan pranikah ini dilatarbelakangi keprihatinan tim pengabdi akan tingginya jumlah peristiwa perceraian di Provinsi Jawa Barat. Tingginya peristiwa perceraian yang dialami sebagian masyarakat kerapkali mengguncang kondisi psikologis masyarakat (terutama masyarakat yang mengalaminya), sehingga berdampak pada menurunnya kebahagiaan masyarakat secara menyeluruh. Salah satu penyebab tingginya jumlah perceraian, diduga karena kurangnya persiapan mental para calon pasangan sebelum memasuki jenjang pernikahan. Kurangnya persiapan mental mereka, antara lain, ditandai masih banyaknya para calon pasangan yang kurang memahami arti sebuah pernikahan. Sementara itu, berdasarkan studi literatur, belum terdapat laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melaksanakan penyuluhan persiapan pranikah untuk kaum muda di Kabupaten Karawang, khususnya para mahasiswa. Oleh karena itu, tim pengabdi bersemangat untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan tersebut sebagai bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, dengan menggunakan metode penyuluhan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki manfaat yang besar kepada para mahasiswa. berupa terbukanya wawasan mereka akan pentingnya pengetahuan tentang persiapan pranikah, sehingga mereka dapat menyiapkan mental mereka dengan lebih baik menuju jenjang kehidupan rumah tangga ke depan. Untuk penyelenggaraan kegiatan yang sama di kemudian hari, disarankan agar dapat lebih banyak lagi menyasar kepada seluruh mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang, serta melakukan sinkronisasi dengan program Kementerian Agama.