Tiara Angel Christine Saragih
Universitas HKBP Nomensen Pematangsiantar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MAKANAN TRADISIONAL PUTU BAMBU DAN ALAT MUSIK TRADISIONAL KENDANG DARI JAWA TIMUR Arinda Cahyaning Putri; Asima Rohani Saragih; Aunisea Rosayana Tambunan; Eka Lidya Simatupang; Tasya Damanik; Tiara Angel Christine Saragih; Yosephin Clarita Galingging
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.13547

Abstract

Indonesia's cultural diversity can be utilized as a contextual mathematics learning resource through an ethnomathematical approach. This study aims to explore and analyze mathematical concepts embedded in the traditional culinary Putu Bambu and the traditional musical instrument Kendang from East Java. Using a descriptive qualitative research design with an ethnographic approach, data were gathered through in-depth interviews with culinary vendors and instrument craftsmen, field observations, and literature reviews. The results revealed that Putu Bambu and Kendang represent various formal mathematical concepts, including circular 2D shapes, cylindrical 3D shapes, proportions, and time-temperature measurements. The surfaces and molds of both objects depict geometric circles and cylinders, while dough composition and leather drying processes apply ratios and duration concepts. The novelty of this study lies in combining culinary and musical heritage within a unified ethnomathematical analytical framework. This study implies that integrating local wisdom into mathematics learning provides meaningful instructional materials that enhance conceptual understanding while preserving national cultural heritage. ABSTRAK Keberagaman budaya Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar matematika yang kontekstual melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi dan menganalisis konsep-konsep matematika yang terkandung dalam kuliner tradisional putu bambu dan alat musik tradisional kendang khas Jawa Timur. Melalui penelitian kualitatif deskriptif berpendekatan etnografi, data dihimpun dari wawancara mendalam bersama pembuat kuliner dan pengrajin alat musik, observasi langsung, serta studi literatur. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa putu bambu dan kendang merepresentasikan berbagai konsep matematika formal, meliputi bangun datar lingkaran, bangun ruang tabung, perbandingan rasio, serta perhitungan waktu dan suhu. Permukaan dan cetakan kedua objek membentuk bangun geometri lingkaran dan tabung, sementara proses pembuatan adonan serta pengeringan kulit menerapkan konsep rasio dan durasi waktu. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan objek kuliner dan instrumen musik tradisional dalam satu kerangka analisis etnomatematika. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal putu bambu dan kendang dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar matematika yang kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa sekaligus melestarikan warisan budaya nasional.