Sinta Lestari
Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komunikasi Politik Bebizie Sri Mulyati sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta melalui Media Sosial Instagram Sinta Lestari; Muhammad Fikri Gissani
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 4 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i4.3575

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi politik dari model komunikasi satu arah menjadi komunikasi yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi politik Bebizie Sri Mulyati sebagai anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta melalui Instagram sebagai proses komunikasi politik. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi terhadap unggahan akun Instagram @bebizie. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada First Level Agenda Setting, Bebizie memilih isu pendidikan yang telah berkembang sebagai agenda publik, pada Second Level Agenda Setting isu pendidikan dibingkai melalui pemanfaatan Instagram Reels, visual, caption, dan interaksi pada kolom komentar. Model Komunikasi Harold Lasswell menunjukkan Bebizie berperan sebagai komunikator yang menyampaikan pesan mengenai akses pendidikan kepada masyarakat, Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi politik Bebizie Sri Mulyati melalui Instagram berfungsi sebagai media penyebaran informasi dan instrumen strategis dalam membangun agenda politik, mengarahkan perhatian publik terhadap isu tertentu, serta membentuk citra politik melalui penyajian konten yang terencana dan interaktif.