Muhtarom Muhtarom
Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA ARTICULATE STORYLINE BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN DIGI-MATH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA MTS Sely Sefano Wahidayah; Muhtarom Muhtarom; Didik Purwosetiyono
JP2MS Vol 10 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.2.217-227

Abstract

Skor matematika PISA 2022 Indonesia (366, peringkat 68 dari 81 negara) serta rendahnya literasi numerasi siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) menunjukkan urgensi tersedianya media pembelajaran interaktif yang dapat diakses offline. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Articulate Storyline berbasis model pembelajaran DIGI-MATH untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa MTs. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) model ADDIE yang diintegrasikan dengan Design Thinking dan desain mixed methods sequential explanatory; uji lapangan akan menggunakan desain kuasi-eksperimen nonequivalent control group pada dua kelas VIII MTs NU Al-Hidayah, Kudus. Artikel ini melaporkan tahap Analysis dan Design yang telah diselesaikan. Analisis kebutuhan terhadap 6 guru dan 60 siswa dari empat MTs mengungkapkan bahwa 66,7% guru mengamati siswa menyerah saat menghadapi soal yang tidak familiar, 83,3% siswa kesulitan memvisualisasikan konsep abstrak, dan 70% siswa mengeluhkan akses internet yang tidak stabil sebagai hambatan penggunaan media digital. Temuan ini mendasari perancangan sintaks DIGI-MATH empat fase (Engage-Explore, Guided Construct, Model-Transfer, Reflect-Evaluate) yang dipetakan ke fitur Articulate Storyline berformat HTML5 offline serta kisi-kisi instrumen tes literasi numerasi delapan butir. Hasil perancangan ini menjadi landasan empiris bagi tahap validasi, uji coba terbatas, dan uji lapangan berikutnya, yang hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya akan dilaporkan secara terpisah.