Misnaeni Oktovony
Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, Universitas PGRI Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN ARTICULATE STORYLINE TERINTEGRASI GEOGEBRA PADA SISWA MTS Misnaeni Oktovony; Nizaruddin Nizaruddin; Supandi Supandi
JP2MS Vol 10 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.10.2.228-238

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis dan mathematics anxiety merupakan dua aspek yang saling memengaruhi keberhasilan pembelajaran matematika, namun kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah sementara mathematics anxiety masih tinggi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan problematika kedua aspek tersebut pada siswa MTs serta mengembangkan prototipe pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan hipermedia Articulate Storyline terintegrasi GeoGebra sebagai alternatif solusi. Penelitian menggunakan pendekatan Design Thinking pada tahap Empathize, Define, Ideate, dan Prototype, dengan subjek 50 siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah di Kabupaten Kudus, enam guru matematika, dan dua guru sebagai informan wawancara. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah, angket Mathematics Anxiety Rating Scale-Revised (MARS-R), observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan 68% siswa kesulitan memahami soal cerita, 54% tidak mengetahui langkah awal penyelesaian, 46% kesulitan menentukan rumus, dan 56% kesulitan menyelesaikan soal tepat waktu; sementara 78% siswa takut melakukan kesalahan, 60% kurang percaya diri, dan 56% cemas menghadapi ujian. Berdasarkan temuan tersebut dikembangkan prototipe awal yang memadukan masalah kontekstual, eksplorasi visual GeoGebra, LKPD berbasis Polya, kuis interaktif, dan dashboard hasil belajar, yang berpotensi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah sekaligus menurunkan mathematics anxiety siswa MTs.