Netta Anggraini
Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Status Kebersihan Gigi dan Mulut (OHI-S) pada Pasien Kegiatan BKGN Sebagian Program Pengabdian Masyarakat di RSGMP Baiturrahmah Tahun 2025 Netta Anggraini; Citra Lestari; Hamdy Lisfrizal; Syakira Awlia Syah; Yessa Afri; Diana Fitri; Wahdini Amanda; Ayu Siagian; Dicky Firdaus; Maysaroh Maysaroh; Refika Ananta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit periodontal merupakan masalah kesehatan mulut yang sering dijumpai dan berhubungan erat dengan buruknya kebersihan gigi maupun mulut. Penilaian kebersihan mulut dapat dilakukan menggunakan OHI-S (Oral Hygiene Index-Simplified), yang mencerminkan tingkat kebersihan mulut melalui pengukuran debris dan kalkulus. Studi ini mempunyai tujuan guna menggambarkanstatus kebersihan gigi serta mulut pasien yang dating ke Bagian Periodonsia Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Baiturrahmah selama pelaksanaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun 2025. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif melalui rancangan accidental sampling melibatkan 181 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode Greene dan Vermillion pada enam gigi indeks, kemudian hasil dikategorikan buruk, sedang, dan baik. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya sebagian besar pasien memiliki status kebersihan gigi maupun mulut yang berkategori sedang berjumlah 103 orang (58,5%), berkategori baik 49 orang (27,8%), serta berkategori buruk 24 orang (13,7%). Hasil tersebut menandakan bahwasanyatingkat kebersihan gigi serta mulut masyarakat masih perlu ditingkatkan. Walaupun sebagian pasien telah menjaga kebersihan gigi dengan cukup baik, masih terdapat banyak individu dengan kebersihan sedang hingga buruk yang berpotensi mengalami penyakit periodontal. Diperlukan upaya edukasi dan promosi kesehatan gigi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan gigi serta mulut.