Siti Khoiril Zumroh Alwahyudiani
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Siswa Pasif Menjadi Agen Perubahan: Tinjauan Literatur Tentang Student Agency, Self-Efficacy, dan Sense of Impact Dalam Pendidikan Riris Dyah Pitaloka; Siti Khoiril Zumroh Alwahyudiani; Azwa Salsabil Usman; Abdul Muhid
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i3.18425

Abstract

Transformasi pendidikan abad ke-21 telah mengubah paradigma pembelajaran dari teachercentered menuju student-centered yang menempatkan siswa tidak hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam lingkungan pendidikan. Namun, praktik pendidikan yang masih didominasi pembelajaran berpusat pada guru menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa, kurangnya rasa percaya diri, serta minimnya partisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sense of impact dalam mentransformasikan siswa dari individu pasif menjadi agen perubahan melalui integrasi konsep student agency, self-efficacy, dan psychological empowerment. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber literatur diperoleh dari Semantic Scholar, Google Scholar, dan ResearchGate dengan rentang publikasi tahun 2016–2026. Sebanyak 18 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan teknik analisis naratif berdasarkan tiga tema utama, yaitu agent of change, self-efficacy, dan sense of impact. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki keberanian lebih besar dalam mengambil keputusan, lebih aktif dalam pembelajaran, dan mampu menghadapi tantangan akademik maupun sosial. Selain itu, student agency terbukti meningkatkan partisipasi autentik, motivasi belajar, dan tanggung jawab sosial siswa dalam lingkungan pendidikan. Sementara itu, sense of impact berperan sebagai mekanisme psikologis yang memperkuat hubungan antara keyakinan diri siswa dan tindakan nyata dalam menciptakan perubahan positif. Hasil kajian memperlihatkan bahwa psychological empowerment berkontribusi signifikan dalam membentuk siswa yang lebih proaktif, reflektif, dan bertanggung jawab secara sosial. Dengan mempertimbangkan temuan tersebut, institusi pendidikan perlu mengembangkan lingkungan belajar yang lebih partisipatif dan memberdayakan siswa.