Arbania Fitriani
Universitas Esa Unggul Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konflik Interpersonal Terhadap Stres Kerja pada Karyawan di Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta Septiani Erliana; Arbania Fitriani
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.262

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami karyawan dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan kerja, termasuk konflik interpersonal. Dalam lingkungan kerja yang dinamis seperti DKI Jakarta, tingginya intensitas interaksi antarkaryawan dapat meningkatkan peluang terjadinya konflik yang berpotensi menambah tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik interpersonal terhadap stres kerja pada karyawan di wilayah DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain non-eksperimental melalui metode survei. Sampel penelitian berjumlah 385 karyawan yang bekerja di wilayah DKI Jakarta, berusia minimal 18 tahun, dan memiliki masa kerja minimal enam bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposing sampling. Konflik interpersonal diukur menggunakan skala yang terdiri atas 10 item valid dengan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,891. Stres kerja diukur menggunakan skala stres kerja yang terdiri atas 12 item valid dengan reliabilitas sebesar 0,915. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja (B = 0,269; β = 0,430; p < 0,001). Nilai R² sebesar 0,185 menunjukkan bahwa konflik interpersonal menjelaskan 18,5% variasi stres kerja, sedangkan 81,5% sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi konflik interpersonal yang dialami karyawan, semakin tinggi pula stres kerja yang dirasakan.
Perbedaan Career Decision-Making Self-Efficacy pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Ditinjau dari Program Kelas Reguler dan Karyawan Sekar Nadia Mukti; Arbania Fitriani
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Career Decision-Making Self-Efficacy (CDMSE) pada mahasiswa tingkat akhir ditinjau dari program kelas reguler dan kelas karyawan. CDMSE merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengambilan keputusan karier, meliputi penilaian diri, pencarian informasi pekerjaan, penentuan tujuan karier, perencanaan, dan pemecahan masalah karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 207 mahasiswa tingkat akhir yang terdiri atas mahasiswa kelas reguler dan kelas karyawan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Career Decision-Making Self-Efficacy Scale–Short Form (CDMSE-SF) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U karena data penelitian tidak memenuhi asumsi distribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Career Decision-Making Self-Efficacy antara mahasiswa kelas reguler dan kelas karyawan. Mahasiswa kelas karyawan menunjukkan tingkat CDMSE yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa kelas reguler. Temuan ini menunjukkan bahwa konteks program perkuliahan dapat berkaitan dengan pengalaman dan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan keyakinan mahasiswa dalam menentukan arah karier. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi untuk memperkuat layanan pengembangan karier melalui pendampingan, konseling karier, serta program peningkatan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.