Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Presensi (SIP) berbasis digital di MI Al-Ihsan Tebel, Sidoarjo, guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan kehadiran tenaga pendidik dan staf administrasi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penggunaan sistem absensi manual yang tidak efisien, rentan terhadap kesalahan pencatatan, serta memerlukan waktu lama dalam proses rekapitulasi data. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Partisipan penelitian berjumlah 13 orang, terdiri atas kepala madrasah, tenaga pendidik, dan staf tata usaha MI Al-Ihsan Tebel, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sistem dikembangkan berbasis web dengan integrasi teknologi Global Positioning System (GPS) untuk validasi lokasi keberadaan secara real-time (geofencing radius 5 meter). Data perbandingan efisiensi sebelum dan sesudah implementasi diperoleh melalui observasi langsung dan pencatatan waktu pada proses absensi serta rekapitulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, sistem yang dikembangkan mampu mempercepat waktu absensi dari rata-rata 2–3 menit menjadi kurang dari 10 detik per pengguna, mempercepat proses rekapitulasi dari 2–3 hari menjadi real-time, serta menurunkan tingkat kesalahan pencatatan dari 10–15% menjadi kurang dari 2%. Pengujian fungsional dengan metode black box testing menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada 127 skenario uji. Mengingat keterbatasan skala sampel serta belum dilakukannya uji statistik inferensial dan evaluasi usability formal, temuan ini bersifat deskriptif dan kontekstual pada satu institusi, sehingga generalisasi memerlukan penelitian lanjutan. Dengan demikian, implementasi SIP menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan dasar serta meningkatkan kualitas pengelolaan data kehadiran. Abstract. This study aimed to develop and implement a digital Attendance Information System (Sistem Informasi Presensi/SIP) at MI Al-Ihsan Tebel, Sidoarjo, to improve the efficiency and accuracy of attendance management for teaching and administrative staff. The primary problem addressed was the use of a manual attendance system, which was inefficient, prone to recording errors, and time-consuming in the data recapitulation process. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the Waterfall development model, consisting of needs analysis, system design, implementation, and testing stages. The study involved 13 participants, including the head of the madrasah, teaching staff, and administrative staff of MI Al-Ihsan Tebel, who were selected through purposive sampling. The system was developed as a web-based application integrated with Global Positioning System (GPS) technology to validate users’ real-time locations using a geofencing radius of 5 meters. Comparative efficiency data before and after system implementation were obtained through direct observation and time recording of attendance and data recapitulation processes. The findings descriptively indicated that the developed system reduced attendance recording time from an average of 2–3 minutes to less than 10 seconds per user, shortened the data recapitulation process from 2–3 days to real-time processing, and decreased the recording error rate from 10–15% to less than 2%. Functional testing using the black-box testing method demonstrated a 100% success rate across 127 test scenarios. Given the limited sample size, the absence of inferential statistical testing, and the lack of a formal usability evaluation, these findings are descriptive and context-specific to a single institution; therefore, further research is required before broader generalizations can be made. Overall, the implementation of SIP demonstrates promising potential to support digital transformation in primary education and improve the quality and efficiency of attendance data management.