Rusmiati
Kementerian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya Jurusan Kesehatan Lingkungan Program Studi Sanitasi Program Diploma Tiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kondisi Kesehatan Lingkungan Pasar Tradisional Benowo Kecamatan Pakal Tahun 2026 Fauzi Adinugroho; Hadi Suryono; Putri Arida; Rusmiati; Ernita Sari
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2465

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat sehingga memerlukan kondisi kesehatan lingkungan yang memadai. Apabila aspek sanitasi pasar tidak dikelola sesuai ketentuan, maka risiko terjadinya penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, leptospirosis, hingga keracunan pangan dapat meningkat. Berdasarkan hasil survei awal di Pasar Tradisional Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, masih ditemukan berbagai permasalahan, antara lain sistem drainase yang belum memadai, pengelolaan sampah yang belum optimal, kondisi toilet yang kurang layak dan menimbulkan bau, belum tersedianya fasilitas cuci tangan, serta tidak adanya Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi kesehatan lingkungan Pasar Tradisional Benowo berdasarkan indikator Pasar Sehat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2020. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dengan memanfaatkan lembar checklist Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Variabel yang dinilai meliputi kondisi bangunan pasar, fasilitas sanitasi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), keamanan pasar, serta sarana penunjang. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan metode skoring, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori Memenuhi Syarat (MS) dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian pada aspek bangunan pasar memperoleh persentase 52%, sanitasi pasar 58%, PHBS 70%, keamanan pasar 0%, dan sarana penunjang 0%. Secara keseluruhan diperoleh skor sebesar 3.198 dari skor maksimum 6.300 atau sebesar 51%. Berdasarkan hasil tersebut, kondisi kesehatan lingkungan Pasar Tradisional Benowo dikategorikan sebagai Tidak Sehat. Oleh karena itu, pengelola pasar disarankan meningkatkan pemenuhan persyaratan kesehatan lingkungan melalui penyediaan fasilitas cuci tangan, perbaikan sistem pengelolaan sampah, penyediaan APAR, Pos Pelayanan Kesehatan dan P3K, serta melaksanakan pemeliharaan dan pengawasan sanitasi secara berkala guna mewujudkan pasar yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyaraka.