Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan serta menstruasi. Buah bit merupakan salah satu bahan pangan yang berpotensi digunakan sebagai alternatif nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin karena mengandung zat besi, asam folat, vitamin B, dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri penderita anemia kelas IX di SMPN 2 Jasinga, Bogor. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan dua kelompok sebelum dan sesudah intervensi. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang terdiri atas 18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan kadar hemoglobin dan lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji berpasangan, dan uji beda dua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin kelompok intervensi meningkat dari 9,06 g/dL sebelum pemberian jus buah bit menjadi 13,92 g/dL setelah pemberian jus buah bit. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga terdapat perbedaan kadar hemoglobin yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah intervensi. Dengan demikian, pemberian jus buah bit berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri penderita anemia dan dapat menjadi salah satu alternatif nonfarmakologis dalam upaya pencegahan dan penanganan anemia di lingkungan sekolah.