Syintia Dwi Agustina
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Musi Rawas, Jln Simpang Selatan Desa Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Indonesia, 31661

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Effect of Giving Turmeric Flour (Curcuma domestica Val.) in Rations on The Digestive Organs of Broiler Ducks: Pengaruh Pemberian Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) dalam Ransum Terhadap Organ Pencernaan Itik Pedaging Syintia Dwi Agustina; Rian Mallfiyano; Judo Laksono
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i2.2026.78-86

Abstract

Kesehatan serta perkembangan organ pencernaan ternak merupakan aspek penting dalam mendukung pemanfaatan fitobiotik alami terhadap produktivitas itik pedaging, sehingga penggunaan fitobiotik alami seperti tepung kunyit perlu dievaluasi berdasarkan respons fisiologis organ pencernaan. Kebaruan penelitian terletak pada evaluasi respons morfometrik organ pencernaan itik pedaging melalui persentase bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus, dan usus besar terhadap peningkatan taraf tepung kunyit dalam ransum. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung kunyit (Curcuma domestica Val.) dalam ransum terhadap persentase organ pencernaan itik pedaging. Penelitian dilaksanakan pada November–Desember 2024 menggunakan 96 ekor DOD itik Peking umur 35 hari. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (0,4%), P2 (0,8%), P3 (1,2%), P4 (1,6%), dan P5 (2%) tepung kunyit dalam ransum, masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus, dan usus besar. Data dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa pemberian tepung kunyit hingga 2% tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap seluruh parameter organ pencernaan yang diamati. Dengan demikian disimpulkan bahwa pemberian tepung kunyit hingga taraf 2% dalam ransum menghasilkan persentase bobot relatif organ pencernaan yang relatif sama dengan kontrol.