Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PRAKTIK PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS DI SMPN I DAMPAL SELATAN Joni Adrianto; Adnan Adnan
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1350

Abstract

Permasalahan sampah organik di SMP Negeri 1 Dampal Selatan masih menjadi tantangan, terutama pada limbah seperti sisa makanan dan daun kering yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, dilakukan edukasi dan praktik pengolahan sampah organik menjadi kompos sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian siswa terhadap pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pengelolaan sampah berbasis sumber serta mendorong pemanfaatan potensi lokal di sekitar sekolah sebagai bahan baku kompos. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi interaktif, serta pendampingan selama proses pengolahan sampah organik. Siswa dilibatkan secara aktif mulai dari pemilahan sampah, pengumpulan bahan organik, pencampuran bahan, hingga proses pengomposan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memilah serta mengolah sampah organik menjadi kompos. Selain itu, kegiatan mampu menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan siswa untuk mengurangi sampah dan memanfaatkannya sebagai sumber daya yang bernilai guna. Pemanfaatan daun kering dan sisa makanan sebagai bahan kompos juga berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah di lingkungan sekolah. Program ini memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan sekolah sekaligus mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa. Keberlanjutan kegiatan melalui pengelolaan kompos secara rutin diharapkan dapat membangun budaya sekolah yang lebih ramah lingkungan dan mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah organik sebagai sumber daya yang bermanfaat.