Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN TATA KELOLA DAN IDENTITAS DESA MELALUI PENYEDIAAN SARANA INFORMASI DAN PENDATAAN MASYARAKAT Andi Mutiara Istiqhamarani; Mohammad Sawir; Ayu Lestari
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1516

Abstract

Tata kelola desa yang baik memerlukan dukungan sarana informasi publik dan data kependudukan yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Namun, banyak desa masih menghadapi keterbatasan dalam penyediaan papan nama jalan, papan nama desa, papan tanda peringatan, serta pendataan warga yang terstruktur. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Madako Tolitoli melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan tata kelola dan identitas desa melalui penyediaan sarana informasi dan pendataan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan mahasiswa dan aparat desa, mencakup pembuatan dan pemasangan papan nama jalan, pengecatan papan nama desa, pembuatan papan tanda peringatan, serta pendataan warga secara door-to-door. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada aspek identitas visual desa melalui papan nama jalan dan papan nama desa yang lebih representatif, peningkatan kesadaran keselamatan warga melalui papan tanda peringatan, serta tersedianya basis data kependudukan yang lebih akurat untuk mendukung kebijakan desa. Respon masyarakat dan aparat desa sangat positif karena merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini, baik dalam navigasi, citra desa, keselamatan lingkungan, maupun administrasi kependudukan. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif-kolaboratif efektif dalam memperkuat tata kelola dan identitas desa. Secara akademik, kegiatan ini memberikan bukti empiris mengenai pentingnya sarana informasi dan data berbasis partisipasi dalam pengelolaan desa, sedangkan secara praktis dapat dijadikan model replikasi bagi desa lain untuk meningkatkan tata kelola yang lebih transparan, efektif, dan berkelanjutan.