This Author published in this journals
All Journal JURNAL PERTAMBANGAN
T. Toha
Sriwijaya University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS BENEFIT COST RATIO DALAM PENGGUNAAN VIBRATING SCREEN DI PT PUTRA MUBA COAL Andrew .; T. Toha; A. Yulianita; A. Al Hadi
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i3.1992

Abstract

Pada tambang batubara, ukuran batubara merupakan hal penting karena berhubungan langsung dengan permintaan konsumen. Pengayakan merupakan salah satu proses pengolahan yang masuk ke dalam tahap penyamarataan ukuran. Pada umumnya proses pengayakan menggunakan vibrating screen tidak terlepas dari kebutuhan daya listrik untuk menggerakkan atau menjalankan motor generator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan penggunaan vibrating screen dengan metode benefit cost ratio di lokasi tambang batubara PT Putra Muba Coal. Vibrating screen menggunakan panel surya sebagai sumber energi untuk proses pengayakan, kemudian dilakukan perbandingan biaya antara vibrating screen dengan crusher sebagai alat kominusi. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa jenis vibrating screen yang digunakan adalah tipe incline vibrating screen dengan sudut kemiringan optimal di 35° didapatkan efisiensi sebesar 81% dengan rata-rata waktu pengayakan 6.01 detik. Dalam pengujian panel surya didapatkan rata-rata efisiensi sebesar 73,4%, nilai tersebut sangat besar mengingat efisiensi dari panel surya hanya sebesar 50% jika digunakan di perkotaan atau pemukiman. Pengujian kelayakan vibrating screen dengan metode benefit cost ratio didapatkan nilai sebesar 1,47, dimana nilai benefit yang dihasilkan sebesar Rp 5.915.014.600 dan biaya investasi yaitu Rp 4.030.488.507. Perbandingan biaya antara vibrating screen dengan crusher yaitu Rp 4.030.488.507 untuk vibrating screen dan biaya sebesar Rp 12.498.267.954 untuk crusher.
EVALUASI TEKNIS DAN BIAYA KEGIATAN RENCANA PASCA TAMBANG PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA DI PT BATUBARA BUKIT KENDI, SUMATERA SELATAN H. Novarinda; T. Toha; M. Yusuf
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i1.2279

Abstract

Penambangan batubara sering menyebabkan degradasi lahan yang serius, erosi tanah, dan desertifikasi yang mempengaruhi pertumbuhan vegetasi lokal. Dengan demikian, reklamasi dan kegiatan rencana pasca tambang di lahan tambang batubara telah menjadi tugas penting untuk mencapai target penambangan hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek teknis dan menghitung optimasi biaya agar tercapainya tujuan dari aspek teknis kegiatan pasca tambang di PT Batubara Bukit Kendi (PT BBK). PT BBK sendiri telah berhenti produksi dari tahun 2010 dengan meninggalkan dua (2) void yaitu Void Utara dan Void Selatan. Total luasan Void Utara dan Void Selatan adalah 51,48 Ha. Void yang luas ini terjadi dikarenakan tambang yang terhenti di tengah puncak produksi sebelum kegiatan backfilling dilaksanakan, sehingga cadangan yang tersisa tidak dapat dioptimalkan lagi, dikarenakan pit yang dulu aktif sudah berubah menjadi void. Jenis penelitian merupakan exploratory research dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan metode survey dalam kegiatan pasca tambang di PT BBK. Dari hasil penelitian didapatkan rencana kegiatan pascatambang PT BBK dibagi menjadi 3 bagian yaitu untuk fasilitas penunjang tambang akan dibongkar dan direklamasi lalu direvegetasi dengan tanaman sengon dan durian. Untuk jalan tambang belum dilaksanakan pembongkaran dikarenakan pada tahun 2020 hingga tahun 2025 jalan PT BBK masih digunakan oleh PT Prima Mulia Sarana Sejahtera (PT PMSS) sebagai jalan hauling dan area tersebut digunakan sebagai tapak proyek oleh PT PMSS. Sedangkan untuk void PT BBK akan dijadikan kolam budidaya ikan di void utara dan kolam penampungan air di void selatan. Biaya optimal untuk rangkaian kegiatan pascatambang pada tahun pertama adalah sebesar Rp 33.469.846.681,- .
OPTIMASI RECOVERY CASSITERITE (SnO2) PADA KIP TIMAH 19 PT TIMAH TBK R. Ferdian; T. Toha; E. Ibrahim; M. Yusuf; S. Komar
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i2.2392

Abstract

Recovery cassiterite merupakan salah satu indikator dalam keberhasilan proses pemisahan cassiterite dengan mineral pengotornya. Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 19 merupakan armada operasional penambangan milik PT Timah Tbk yang beroperasi di wilayah laut Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Proses pencucian bijih timah (cassiterite) pada KIP Timah 19 menggunakan Pan American Jig sebagai alat konsentrasinya, namun nilai recovery-nya masih di bawah standar perusahaan yaitu berkisar 90%-94%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi variabel operasi jig yang mempengaruhi rendahnya capaian recovery cassiterite dalam proses pencucian bijih timah untuk mendapatkan recovery yang optimal sesuai dengan persyaratan perusahaan (di atas 96%). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan melakukan perubahan pada variabel operasi jig untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengoptimalan recovery pada jig dapat tercapai setelah dilakukan perubahan atau penyesuaian salah satu variabel operasi jig, yaitu dengan panjang 32 mm, 26 mm dan 19 mm dan frekuensi pukulan jig sebesar 140 pukulan per menit. Recovery akhir dari jig primer BB 1 dan BB 2 meningkat dari 94,27% dan 96,58% menjadi 98,60% dan 98,73%.