Ani Yuningsih
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reorientasi Aktualisasi Diri Mahasiswa Program Mobilitas antar Budaya U-GEO Naila Salma Fakhira; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management 425 - 434
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.24140

Abstract

Self-actualization is a continuous process of individuals in reaching the peak of their life potential, which requires reorientation of values when faced with a new environment. This study aims to analyze the process of reorientation self-actualization in students through the Unisba Global Student Motion (U-GEO) program, an international intercultural mobility initiative from the Unisba International Affairs Office (KUI). This program was established to strengthen international cooperation and facilitate students in building the university's reputation in the international arena. Using a qualitative phenomenological approach, this study explores the meaning and motivation of the conscious experiences of five U-GEO participants. Results show that global interactions trigger significant transformations in students motives for action, both in the past and in their future goals. Students experienced a reorientation of identity that included a change in mindset to become more open-minded, increased self-confidence, and a new understanding of success as a form of continuous self-development. This reorientation not only served as professional capacity building but also as an emotional foundation for achieving more complete self-actualization amid cultural diversity. This research is expected to contribute to the implementation of future programs so that they can pay more attention to aspects of individual development in greater depth.   Aktualisasi diri merupakan proses berkelanjutan individu dalam mencapai puncak potensi kehidupannya, yang memerlukan adanya reorientasi nilai ketika dihadapkan pada lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses reorientasi aktualisasi diri pada mahasiswa melalui program Unisba Global Student Motion (U-GEO), sebuah inisiasi mobilitas antarbudaya internasional dari Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisba. Program ini dibentuk dalam memperkuat kerjasama internasional serta memfasilitasi mahasiswa dalam membangun reputasi universitas di kancah internasional. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi makna serta motivasi dari pengalaman sadar lima peserta progam U-GEO. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi global yang memicu transformasi signifikan terhadap motif tindakan mahasiswa baik dari masa lalu maupun tujuan masa depan. Mahasiswa mengalami reorientasi identitas yang mencangkup perubahan pola piker menjadi lebih terbuka (global minded), peningkatan kepercayaan diri, serta pemaknaan baru terhadap sebuah kesuksesan sebagai bentuk proses pengembangan diri yang berkelanjutan. Reorientasi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengembangan kapasitas profesional, tetapi juga sebagai fondasi emosional dalam mencapai aktualisasi diri yang lebih utuh di tengah keberagaman budaya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelaksanaan program U-GEO selanjutnya agar dapat memperhatikan aspek perkembangan individu secara lebih mendalam.
Hubungan Konten Multibahasa dengan Motivasi Belajar Bahasa Asing Rijal Akbar Nashrullah; Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management 843 - 852
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.25341

Abstract

Globalization has had a significant impact on various aspects of life, including social, political, economic, and human communication patterns. Language is a key element in the communication process because it serves as the primary tool for interacting and conveying meaning. The development of social media, especially the YouTube platform, has given rise to the phenomenon of increased consumption of multilingual content that is not only entertaining but also educational. One notable account is Juni The Polyglot, which showcases communication skills in various foreign languages and has the potential to influence the motivation to learn foreign languages among its viewers. This study uses a quantitative approach with a correlational study. The research population consists of followers who interact through comments on Juni The Polyglot videos, with a sample of 59 respondents obtained using the Slovin formula. Data collection techniques in this study were conducted through questionnaires, literature studies, and additional interviews to strengthen the findings. The findings indicate that there is a positive and significant relationship between multilingual content and foreign language learning motivation among Juni The Polyglot's followers. The overall relationship falls into the strong category. Furthermore, each sub-variable Shareable, Useful, Interesting, and Different—also demonstrates a positive and significant relationship with foreign language learning motivation, with correlation strengths categorized as moderate. Among these four dimensions, Useful shows the strongest relationship with learning motivation. In conclusion, the higher the quality of multilingual content presented by Juni The Polyglot in terms of shareability, usefulness, attractiveness, and uniqueness, the higher the followers' motivation to learn foreign languages. This study is expected to contribute to the development of digital communication research, particularly regarding the effectiveness of educational content on social media in enhancing learning motivation, and to provide insights for educational content creators in developing more effective learning content.   Globalisasi telah membawa dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, politik, ekonomi, serta pola komunikasi manusia. Bahasa menjadi elemen kunci dalam proses komunikasi tersebut karena berfungsi sebagai alat utama untuk berinteraksi dan menyampaikan makna. Perkembangan media sosial, khususnya platform YouTube, memunculkan fenomena meningkatnya konsumsi konten multibahasa yang tidak hanya bersifat hiburan tetapi juga edukatif. Salah satu akun yang menonjol adalah Juni The Polyglot, yang menampilkan kemampuan komunikasi dalam berbagai bahasa asing dan berpotensi memengaruhi motivasi belajar bahasa asing di kalangan penontonnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasional. Populasi penelitian adalah pengikut yang berinteraksi melalui komentar pada video Juni The Polyglot, dengan sampel sebanyak 59 responden yang diperoleh melalui rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui kuesioner, studi literatur serta wawancara tambahan untuk memperkuat hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konten multibahasa dengan motivasi belajar bahasa asing pada followers Juni The Polyglot. Hubungan tersebut berada pada kategori kuat. Hasil pengujian pada masing-masing sub-variabel juga menunjukkan bahwa Shareable, Useful, Interesting, dan Different memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan motivasi belajar bahasa asing, dengan tingkat hubungan berada pada kategori sedang. Di antara keempat sub-variabel tersebut, dimensi Useful merupakan dimensi yang memiliki hubungan paling tinggi terhadap motivasi belajar bahasa asing. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas konten multibahasa yang disajikan Juni The Polyglot, baik dari aspek kemudahan untuk dibagikan, kebermanfaatan, daya tarik, maupun keunikannya, maka semakin tinggi pula motivasi followers dalam mempelajari bahasa asing.