The development of digital technology has brought significant changes to corporate marketing communication strategies. Websites are no longer merely informational media but have evolved into integrated marketing communication tools capable of connecting various digital promotional channels in a consistent and effective manner. In the context of the creative service industry, websites play an important role in building brand image. Based on this phenomenon, this research, entitled “Website as a Medium of Integrated Marketing Communication (A Study on Cygreat Photobooth)”, aims to understand how websites are used as a medium of integrated marketing communication and why the company chooses them as the primary medium in its marketing communication strategy. This study employs a constructivist para digm with a descriptive qualitative method and a case study approach as proposed by Robert K. Yin. Data collection techniques include in-depth interviews with the owner and marketing team, observation of digital activities, and document analysis of website and social media content. This research is expected to provide an in-depth understanding of the website’s role as the central hub of marketing communication integration that connects various promotional media, both online and offline. The findings are expected to serve as a reference for creative industry practitioners in optimizing websites as an effective and sustainable marketing communication strategy in the digital era. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap strategi komunikasi pemasaran perusahaan. Website kini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi sarana komunikasi pemasaran terintegrasi yang mampu menghubungkan berbagai kanal promosi digital secara konsisten dan efektif. Dalam konteks industri jasa kreatif, website berperan penting dalam membangun citra merek. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini berjudul “Website sebagai Sarana Komunikasi Pemasaran Terintegrasi (Studi pada Cygreat Photobooth)” yang bertujuan untuk memahami bagaimana website digunakan sebagai sarana komunikasi pemasaran terintegrasi serta mengapa perusahaan memilihnya sebagai media utama dalam strategi pemasaran. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus sebagaimana dikemukakan oleh Robert K. Yin. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pemilik dan tim pemasaran, observasi terhadap aktivitas digital, serta analisis dokumentasi berupa konten website dan media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam mengenai peran website sebagai pusat integrasi komunikasi pemasaran yang menghubungkan berbagai media promosi, baik online maupun offline. Hasilnya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha jasa kreatif dalam mengoptimalkan website sebagai strategi komunikasi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan di era digital.