Chaezul Zaky Syahdiwama
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Kedai Rasa Timur Asli: (Studi Kasus pada Event Tarian Khas Timur Asli Bandung) Chaezul Zaky Syahdiwama; Rita Gani
Bandung Conference Series: Communication Management 511 - 520
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.24341

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Integrated Marketing Communications (IMC)-based marketing communication strategies through the use of cultural events in building consumer image, experience, and engagement. The study used a qualitative method with a case study approach at Kedai Rasa Timur Asli Bandung, through in-depth interviews, participant observation, documentation, and literature review. Data analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldaña model, with data validity tested through triangulation of sources, methods, and time. The results of the study indicate that the integration of digital promotions, holding Eastern Dance events, and direct interaction with consumers can strengthen the identity of the shop as a representation of Eastern Indonesian culture and build emotional relationships with consumers. Cultural events act as an experience-based marketing communication medium that encourages consumer engagement and loyalty. This study provides theoretical contributions to the study of cultural-based IMC as well as practical implications for culinary MSMEs in designing creative and sustainable marketing strategies.   Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan strategi komunikasi pemasaran berbasis Integrated Marketing Communications (IMC) melalui pemanfaatan event budaya dalam membangun citra, pengalaman, dan keterlibatan konsumen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Kedai Rasa Timur Asli Bandung, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi promosi digital, penyelenggaraan event Tarian Khas Timur, dan interaksi langsung dengan konsumen mampu memperkuat identitas kedai sebagai representasi budaya Timur Indonesia serta membangun hubungan emosional dengan konsumen. Event budaya berperan sebagai media komunikasi pemasaran berbasis pengalaman yang mendorong keterlibatan dan loyalitas konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam kajian IMC berbasis budaya serta implikasi praktis bagi UMKM kuliner dalam merancang strategi pemasaran yang kreatif dan berkelanjutan.