Ahmad Fadhli
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Ketimpangan Emosional Keluarga dalam Film NKCTHI pada Karakter Anak Kedua Kamila Faiza Khairunnisa; Ahmad Fadhli
Bandung Conference Series: Communication Management 923 - 930
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.25484

Abstract

This study examines the representation of family communication and emotional inequality through the character of the second child in the film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Family communication plays an important role in fostering emotional closeness among family members; however, unequal patterns of attention often place the second child in a vulnerable position between the eldest and the youngest siblings. This inequality is represented in the film NKCTHI as a medium of mass communication. The study aims to analyze how family communication and emotional inequality are represented through the character of Aurora as the second child, using Stuart Hall's representation approach. The research employs a qualitative method, with data collected through repeated observations and documentation of twelve key scenes, focusing on four film attributes: dialogue, expressions, setting, and background music. The validity of the data was established through source and method triangulation. The findings indicate that emotional inequality is not portrayed through direct conflict, but rather through recurring everyday interactions, in which Aurora receives less verbal and emotional recognition than her siblings. The second child is represented as someone who compromises, adapts, and suppresses her feelings to maintain family harmony, until she ultimately finds the courage to express the emotions she has long kept inside. This study is expected to enrich the discourse on family communication and the representation of emotional inequality in children's roles within film media.   Penelitian ini mengkaji representasi komunikasi keluarga dan ketimpangan emosional melalui karakter anak kedua dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Komunikasi keluarga berperan penting dalam membentuk kedekatan emosional antaranggota keluarga, namun pola perhatian yang tidak setara sering menempatkan anak kedua pada posisi rentan di antara anak sulung dan anak bungsu. Ketimpangan tersebut direpresentasikan dalam film NKCTHI sebagai media komunikasi massa. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana komunikasi keluarga dan ketimpangan emosional direpresentasikan melalui karakter Aurora sebagai anak kedua, dengan menggunakan pendekatan representasi Stuart Hall. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi berulang dan dokumentasi pada dua belas adegan kunci, berfokus pada empat atribut film, yaitu dialog, ekspresi, latar, dan backsound. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan emosional tidak ditampilkan melalui konflik secara langsung, melainkan melalui interaksi sehari-hari yang berulang, di mana Aurora memperoleh pengakuan verbal, dan emosional yang lebih sedikit dibandingkan saudaranya. Karakter anak kedua direpresentasikan sebagai sosok yang mengalah, menyesuaikan diri, dan memendam perasaan demi menjaga keharmonisan keluarga, hingga akhirnya berani menyuarakan emosi yang lama tertahan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian komunikasi keluarga dan representasi ketimpangan emosional pada peran anak dalam media film.