Nafisatul Marhamah
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Inovasi Kerajinan Berbasis Serabut Kelapa Menjadi Pot Di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap Imam Bukhori; Batrisyia Ramadhani; Ambyani Sri Afwa; Alinnuha Faza Naurina; Syifaul Jannah; Sindi Kriswanti; Tri Wahyuningsih; Muhammad Nailun Naja; Nafisatul Marhamah; Ade Septiawan; Isnaini Lilis Elviyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7886

Abstract

Sebagai negara agraris tropis, Indonesia memiliki sumber daya kelapa yang melimpah; namun, pemanfaatan serat sabut kelapa sebagai produk bernilai ekonomi masih belum optimal. Sebagian besar sabut kelapa hanya dibuang atau dibakar, padahal bahan ini memiliki karakteristik unggul seperti ketahanan terhadap air, daya tahan yang tinggi, dan sifat biodegradable, sehingga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan dampak pelatihan pemanfaatan serat sabut kelapa untuk membuat pot bunga terhadap pemberdayaan perempuan di Desa Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Kelompok Program Pengabdian Masyarakat (KKN) ke-20 Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen, pada tanggal 28 Agustus 2026, mulai pukul 14.00 WIB di Balai Desa Karangpakis, dengan melibatkan 45 peserta perempuan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi langsung, praktik kelompok, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah sabut kelapa menjadi kerajinan pot bunga yang layak jual. Peserta mampu membuat rangka pot dari kawat jaring, mengisi rangka tersebut dengan serat sabut kelapa yang telah diolah, serta menyelesaikan produk hingga tahap finishing. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran lingkungan dan memperluas wawasan kewirausahaan di kalangan perempuan pedesaan. Dampak yang dihasilkan tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga ekologis dan sosial, sejalan dengan prinsip-prinsip ekonomi sirkular yang mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai. Berdasarkan hasil ini, direkomendasikan agar program pelatihan serupa dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan pemasaran digital dan bantuan teknis dari pihak-pihak terkait.