Perkembangan teknologi telah mendorong peningkatan penggunaan platform investasi digital yang memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan melakukan transaksi investasi. Namun, kemudahan akses tersebut belum tentu diikuti oleh pemahaman informasi akuntansi dan kemampuan investor dalam mengambil keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemahaman informasi akuntansi dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi terhadap keputusan investasi digital, serta peran minat investasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian adalah Generasi Z dan Milenial yang telah melakukan investasi digital. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 62 responden. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, Uji koefisien korelasi, uji t, uji F dan uji Sobel. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman informasi akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi digital dengan signifikansi sebesar 0,118, sedangkan persepsi kemudahan penggunaan teknologi berpengaruh terhadap keputusan investasi digital dengan signifikansi 0,033. Secara simultan, pemahaman informasi akuntansi dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi digital dengan signifikansi 0,001. Kemudian, minat investasi mampu memediasi pengaruh pemahaman informasi akuntansi terhadap keputusan investasi digital dengan signifikansi 0,019 dan memediasi pengaruh persepsi kemudahan penggunaan teknologi terhadap keputusan investasi digital dengan signifikansi 0,030.