Desi Oktavia
Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CLASSIC SEBAGAI WADAH PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA DI SMA NEGERI 1 WONOSOBO Ahmad Zidan Faris; Ahmad Fahrul Habban Ali; Fikriyatul Koriah; Mulia Kholishotussalwa; Desi Oktavia; Nurul Inayatiningsih; Nur Lu'lu'ul Maknunah; Erisa Nafidlatussifa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 5: September 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu potensi peserta didik yang perlu memperoleh ruang pengembangan dalam lingkungan pendidikan. Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan karya seni, tetapi juga mencakup kemampuan mengembangkan gagasan, bekerja sama, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan menghasilkan alternatif dalam menghadapi situasi tertentu. Salah satu kegiatan di SMA Negeri 1 Wonosobo yang memberikan ruang bagi keterlibatan siswa dalam berbagai aktivitas kreatif adalah CLASSIC (Collaboration of Art, Science, and Music). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan CLASSIC sebagai wadah pengembangan kreativitas siswa serta mengidentifikasi bentuk kreativitas dan pengalaman yang diperoleh siswa melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan yang terlibat dalam kepanitiaan CLASSIC 2026, terdiri atas tiga anggota dan satu ketua acara. Data dianalisis secara tematik melalui proses identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CLASSIC memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat melalui kegiatan seni, musik, perlombaan, pertunjukan, fotografi, poster, dekorasi, dan kegiatan kolaboratif. Kreativitas juga muncul dalam proses perencanaan kegiatan, pembagian tugas, komunikasi, pencarian sponsor, pengelolaan kegiatan, serta pemecahan masalah. Pendampingan guru, kerja sama antarpanitia, dan pengalaman kepengurusan sebelumnya menjadi faktor yang mendukung proses pengembangan kreativitas. Temuan tersebut menunjukkan bahwa CLASSIC dapat dipandang sebagai wadah aktualisasi kreativitas melalui pengalaman langsung dan keterlibatan aktif siswa. Namun, temuan belum dapat digunakan untuk menyatakan adanya peningkatan kreativitas seluruh siswa karena sumber data masih terbatas pada empat informan kepanitiaan CLASSIC 2026.