Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Geukom Agrifarm melalui Penerapan Irigasi Cerdas Berbasis IoT Teuku Ferijal; Dewi Sri Jayanti; Ashfa Ashfa; Diana Sapha A.H; Khairul Anwar
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 4 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 4 Nomor 1,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v4i1.112

Abstract

Geukom Agrifarm di Gampong Geuceu Komplek, Banda Aceh, merupakan unit pertanian urban yang mengembangkan budidaya anggur pada lahan pekarangan. Penyiraman sebelumnya masih dilakukan secara manual atau semi-konvensional berdasarkan pengamatan pengelola dan belum mengacu pada kondisi aktual media tanam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan sistem irigasi cerdas berbasis Internet of Things (IoT), mengoptimalkan pemanfaatan lahan melalui budidaya hortikultura, serta mendukung kesiapan mitra dalam mengoperasikan sistem. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penataan lahan, pembangunan bedengan, instalasi perangkat, uji fungsi, serta pendampingan pengoperasian. Sistem mengintegrasikan sensor kondisi tanah dan lingkungan, mikrokontroler ESP32, modul relay, pompa, tandon, jaringan distribusi, dripper, serta Arduino IoT Cloud. Evaluasi tahap awal dilakukan menggunakan daftar periksa fungsional. Hasil pengujian diperoleh instalasi sistem telah selesai dan komponen utama dapat berfungsi secara terintegrasi pada uji awal. Uji fungsi menunjukkan data sensor dapat dibaca oleh unit kendali, ESP32 dan relay merespons sesuai fungsi, pompa dapat dioperasikan, air mengalir hingga titik pemberian, serta data dan status sistem dapat dipantau secara daring. Kegiatan ini juga membangun empat bedengan hortikultura yang ditanami pakcoy, sawi, selada, kailan, dan bawang prei. Mitra terlibat dalam instalasi, pemeriksaan fungsi, dan praktik pengoperasian awal. Capaian tahap awal menunjukkan kesiapan teknis dan keberfungsian sistem, serta keterlibatan mitra dalam instalasi dan pengoperasian awal. Hasil akhir berupa efisiensi penggunaan air, pertumbuhan, produktivitas, dan dampak ekonomi belum dapat dinyatakan besarannya karena tanaman masih berada pada fase awal setelah pindah tanam.