Adam Kevin Novaldo
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PELAKSANAAN POSYANDU JIWA MELALUI AKTIVITAS FISIK DAN PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KESEHATAN JIWA MASYARAKAT DI KELURAHAN BUNTALAN Adam Kevin Novaldo; Lilis Dwi Puspitadewi; Irsyadiyatus Sabrina; Nabila Siti Nur Aisyah; Diva Luthfiyana Is’adiyah; Tunggul Budi Kusuma Aji
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Posyandu Jiwa Sakti di Kelurahan Buntalan melalui aktivitas fisik dan permainan edukatif sebagai kegiatan pendukung kesehatan jiwa masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa, kader, tenaga kesehatan, dan peserta Posyandu Jiwa. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan dan koordinasi, registrasi peserta, pendampingan pemeriksaan kesehatan, senam bersama, permainan edukatif berupa kuis sederhana, serta pemberian doorprize. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan antusias. Aktivitas fisik memberikan kesempatan kepada peserta untuk bergerak sekaligus berinteraksi dalam suasana kelompok, sedangkan permainan edukatif mendorong peserta untuk berpikir, merespons, berkomunikasi, dan terlibat secara aktif. Pendampingan juga berperan dalam menciptakan suasana kegiatan yang nyaman, ramah, dan partisipatif. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan peserta, keterbatasan konsentrasi, dan masih adanya peserta yang pasif. Kendala tersebut diatasi melalui modifikasi kegiatan, penggunaan instruksi sederhana dan bertahap, demonstrasi langsung, serta pemberian kesempatan kepada peserta untuk terlibat sesuai dengan kemampuannya. Secara keseluruhan, aktivitas fisik dan permainan edukatif dapat menjadi media pendukung yang sederhana dan mudah diterapkan dalam pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Keterlibatan kader, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan Posyandu Jiwa.