Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perhitungan Quantity Take Off (QTO) Dengan Menggunakan Revit 2022 Pada Pekerjaan Struktur Pegadaian Tower Muhammad Agung Septiawan; Ferry Desromi; Yuliantini Eka Putri; Marinda Gusti Akhiria; Yuli Ermawati
Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT) Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu dan Teknologi (JKIT)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/jkit.v3i1.336

Abstract

Meningkatnya kepadatan penduduk dan kebutuhan pembangunan infrastruktur menyebabkan lahan semakin terbatas yang menuntut pihak penyedia jasa konstruksi bekerja dengan inovatif, efektif dan efisien. Salah satu teknologi yang menjawab permasalahan tersebut adalah Building Information Modeling (BIM) yang mampu mengolah informasi dalam bentuk pemodelan serta mendukung pengolahan data berupa Quantity Take Off (QTO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan volume pekerjaan struktur menggunakan Autodesk Revit 2022 pada proyek Pegadaian Tower, Jakarta Pusat. Analisis pada penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Detail Engineering Design (DED) proyek Pegadaian Tower yang diperoleh dari PT PP (Persero) Tbk. serta studi kepustakaan melalui buku dan jurnal yang relevan. Analisis dilakukan dengan memodelkan elemen struktur menggunakan Revit 2022 untuk memperoleh volume beton pada setiap komponen struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume beton yang diperoleh pada pekerjaan pondasi sebesar 8.940,92 m³ untuk area tower dan 3.012,70 m³ untuk area podium, volume beton pelat sebesar 5.664,03 m³, volume beton kolom sebesar 7.440,54 m³, serta volume beton balok sebesar 4.960,39 m³. Hasil Analisis menunjukkan bahwa Autodesk Revit 2022 mampu menghasilkan perhitungan volume beton secara cepat, sistematis, dan akurat, sehingga dapat meminimalkan kesalahan perhitungan manual serta mendukung proses perencanaan pada proyek konstruksi dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.