Mohammad Ilham Maulana
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekoteologi Pondok Pesantren dalam Tafsir Al-Tsaqafi : Analisis Ayat Quran Al-A’raf ayat 58 Mohammad Ilham Maulana
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.413

Abstract

Krisis ekologis menuntut respons keilmuan yang melampaui pendekatan teknis dengan mengintegrasikan dimensi etis-spiritual, khususnya dalam ekosistem pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan merumuskan ekoteologi pondok pesantren melalui lensa tafsir ats-Tsaqafi sebagai pendekatan kultural yang menautkan teks wahyu dengan konteks kelembagaan pesantren, serta mengoperasionalkannya dalam kerangka green pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan yang diperluas (text–policy oriented). Data bersumber dari ayat-ayat Al-Qur’an bertema ekologi, literatur tafsir dan ekoteologi, serta dokumen kelembagaan pesantren meliputi kebijakan, kurikulum, SOP, dan laporan program. Analisis dilakukan secara berlapis melalui analisis konten terarah, analisis wacana, dan analisis hermeneutik interpretatif untuk mengaitkan teks, konteks, dan praksis. Hasil penelitian menunjukkan lima kategori normatif—tawḥīd, khilāfah/amanah, mīzān, fasād/iṣlāḥ, dan maṣlaḥah/maqāṣid—sebagai fondasi ekoteologi pesantren yang dioperasionalkan ke dalam empat domain utama: tata kelola, kurikulum-pedagogi, budaya santri, serta sarana-prasarana. Integrasi normatif dan operasional tersebut menghasilkan paket Indikator Kinerja Lingkungan (IKL) yang terukur disertai siklus PDCA dan logic model untuk perbaikan berkelanjutan. Artikel ini berkontribusi pada penguatan jembatan antara tafsir Al-Qur’an dan tata kelola pesantren dalam mendorong transformasi green pesantren berbasis legitimasi syar‘i dan akuntabilitas metrik.