Adam Karim Siregar
Program Studi Manajemen, STIE Eka Prasetya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kesesuaian Diri dan Kepribadian Merek terhadap Minat Beli pada Produk Lifestyle di Indonesia Muhammad Ananda; Adam Karim Siregar; Rahmad Dianta Purba
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i2.138

Abstract

Perkembangan industri produk lifestyle di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sebagai bentuk ekspresi diri dan identitas sosial. Dalam konteks ini, minat beli konsumen tidak hanya dipengaruhi oleh aspek fungsional produk, tetapi juga oleh faktor psikologis seperti kesesuaian diri (self-congruity) dan kepribadian merek (brand personality). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesesuaian diri dan kepribadian merek terhadap minat beli pada produk lifestyle di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria berusia minimal 17 tahun dan pernah membeli produk lifestyle. Variabel yang diteliti meliputi kesesuaian diri, kepribadian merek, dan minat beli. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kesesuaian antara citra diri konsumen dengan citra merek serta karakteristik kepribadian merek yang kuat mampu meningkatkan minat beli konsumen secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif, khususnya dalam membangun hubungan emosional antara konsumen dan merek melalui penciptaan citra yang relevan dengan identitas konsumen. Selain itu, penelitian ini juga memberikan wawasan bagi pelaku industri lifestyle dalam merancang positioning merek yang lebih tepat sasaran.