Kiki Yunita
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Palangkaraya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TELAAH MATERI AKIDAH AKHLAK: Elemen Akhlak (Fase D, E, F) Abdullah; Ardita Aulia Fadillah; Hidayatullah; Kiki Yunita; Husnul Sabila
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.79

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis materi Akidah Akhlak yang terkait dengan akhlak dalam Kurikulum Merdeka, khususnya untuk Fase D, E, dan F. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, yang meliputi pengumpulan serta analisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan dokumen ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran akhlak memiliki peranan yang krusial dalam membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai iman dan akhlak yang baik. Pada Fase D, fokus pembelajaran adalah pada pengenalan terhadap nilai-nilai akhlak yang baik (mahmudah) dan yang buruk (madzmumah) serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Di Fase E, penekanan dalam pembelajaran adalah pada penguatan pemahaman konsep, kemampuan analisis, serta refleksi moral siswa terhadap berbagai fenomena sosial di zaman modern saat ini. Sedangkan pada Fase F, pembelajaran diarahkan untuk mengembangkan berpikir kritis, mendalami spiritualitas melalui tasawuf, dan membentuk karakter muslim yang moderat, bertanggung jawab, serta berintegritas. Penelitian ini juga menemukan berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran akhlak, seperti waktu yang terbatas, kurangnya pelatihan bagi guru, serta minimnya relevansi materi dengan kehidupan siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai konteks, inovatif, dan berbasis keteladanan agar nilai-nilai akhlak dapat terinternalisasi secara maksimal dalam diri siswa.