Hotnida Sinurat
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Problematika Pergantian Kurikulum di Indonesia: Studi Literatur Mengenai Ketimpangan Fasilitas Pendidikan, Kesiapan Guru, dan Adaptasi Peserta Didik Adhasha Silalahi; Adinda Pakpahan; Elfrida Manurung; Hotnida Sinurat; Jesi Hutabarat; Agum Budianto
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.106

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga kurikulum sebagai acuan utama pembelajaran perlu terus disesuaikan dengan tuntutan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia ditinjau dari tiga aspek utama, yaitu ketimpangan fasilitas pendidikan, kesiapan guru, dan adaptasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur (literature review) melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan metode purposive sampling, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan infrastruktur pendidikan masih menjadi kendala signifikan, terutama di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses teknologi dan sarana pembelajaran. Selain itu, kesiapan guru dalam memahami dan mengimplementasikan kurikulum baru masih rendah, baik dari segi kompetensi pedagogik maupun penguasaan teknologi. Di sisi lain, peserta didik juga menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan pendekatan pembelajaran yang lebih mandiri dan berbasis kompetensi. Ketiga faktor tersebut saling berkaitan dan membentuk suatu sistem yang memengaruhi keberhasilan implementasi kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang holistik dan berkelanjutan melalui peningkatan fasilitas pendidikan, penguatan kompetensi guru, serta pendampingan terhadap peserta didik agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan secara optimal.