Chelsea Kristiana Tampubolon
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKTIVITAS BERMAIN SESUAI DENGAN BUDAYA MELAYU (OLAHRAGA TRADISIONAL ATAU KREASI GERAKAN) Firsty Nadin Waruwu; Ceriyanti Telaumbanua; Chelsea Kristiana Tampubolon; Sefanya Angie Simanjuntak; Windi Kartika Sari; Keisa Purba; Esrauli Silalahi; Gracia Silaban
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i2.147

Abstract

Aktivitas bermain berbasis budaya Melayu merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya yang memiliki nilai edukatif, sosial, dan karakter bagi generasi muda. Permainan tradisional dan olahraga rakyat Melayu seperti congklak, gasing, galah panjang, serta berbagai kreasi gerakan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai kerja sama, disiplin, sportivitas, tanggung jawab, dan kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya aktivitas bermain sesuai budaya Melayu dalam mendukung pendidikan karakter serta pelestarian budaya lokal di era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber terkait permainan tradisional Melayu dan implementasinya dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas bermain berbasis budaya Melayu mampu meningkatkan kemampuan motorik, keterampilan sosial, kreativitas, dan rasa cinta budaya pada peserta didik. Selain itu, penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual. Di tengah perkembangan teknologi dan dominasi permainan digital, pengembangan aktivitas bermain berbasis budaya Melayu perlu terus dilakukan melalui inovasi pembelajaran, kegiatan budaya, dan keterlibatan masyarakat agar warisan budaya tetap lestari dan dikenal oleh generasi muda.