Pande Putu Githa Sari Prathivi
Politeknik Negeri Bali, Badung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Metode Pelatihan terhadap Target Training Hours di Artotel Sanur Pande Putu Githa Sari Prathivi; Ni Wayan Sukartini; Ni Luh Made Wijayati
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 3 (2026): September: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i3.414

Abstract

Industri pariwisata merupakan salah satu sektor vital yang terus mengalami perkembangan pesat dan berdampak dalam peningkatan penerimaan devisa negara. Perusahaan atau hotel harus mampu beradaptasi dalam trend pariwisata baru, inovasi teknologi dan teknis pelayanan serta memiliki sumber daya manusia yang kompeten melalui pelaksanaan program pelatihan yang terukur. Salah satunya dengan pencapaian training hours. Training Hours merupakan metrik kuantitatif yang digunakan untuk mengukur durasi, volume, dan intensitas investasi pembelajaran yang diterima oleh setiap karyawan dalam periode tertentu. Target training hours di Artotel Sanur belum tercapai secara optimal meskipun perusahaan telah melakukan penyesuaian target jam pelatihan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan metode pelatihan terhadap pencapaian target training hours serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan memengaruhinya yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling melalui metode Total Sampling (Sensus) yang melibatkan karyawan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap target training hours (t = 3,505; p = 0,001), sedangkan metode pelatihan juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 6,268; p = 0,000). Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 64,7% variasi pencapaian target training hours, dengan metode pelatihan sebagai variabel yang paling dominan (Standardized Beta = 0,599). Peningkatan efektivitas metode pelatihan serta pengelolaan beban kerja yang lebih baik merupakan strategi utama untuk meningkatkan pencapaian target training hours karyawan di Artotel Sanur.