Yola Fhivian Hutagaol
Program Studi Pendidikan Tata Busana, Universitas Negeri Medan, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETIKA BERPAKAIAN ORANG KRISTEN DI TENGAH TREN FASHION GENERASI MUDA ZAMAN KINI Yola Fhivian Hutagaol; Nova Natalia Siahaan; Joy Carolina Simamora
Nurani : Jurnal Studi Agama dan Peradaban Spiritual Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Nurani: Jurnal Studi Agama dan Peradaban Spiritual
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/nurani.v1i2.238

Abstract

Berpakaian merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang mencerminkan identitas, nilai, karakter, dan keyakinan seseorang. Bagi orang Kristen, cara berpakaian tidak hanya berkaitan dengan penampilan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari kesaksian iman, ketaatan kepada Allah, dan cerminan kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai Alkitab. Perkembangan teknologi dan media sosial pada era digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap pola berpakaian generasi muda melalui berbagai tren fashion yang tersebar dengan cepat dan luas. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri secara kreatif, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai kesopanan, kesederhanaan, dan kekudusan hidup yang diajarkan dalam kekristenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika berpakaian Kristen berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab serta menganalisis relevansinya dalam menghadapi perkembangan tren fashion generasi muda masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka melalui kajian terhadap Alkitab, buku-buku etika Kristen, artikel ilmiah, dan jurnal teologi yang berkaitan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan dengan menelaah berbagai sumber untuk menemukan prinsip-prinsip dasar etika berpakaian Kristen serta penerapannya dalam kehidupan generasi muda di tengah perkembangan budaya modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berpakaian Kristen berlandaskan pada prinsip kesopanan, kesederhanaan, penghormatan terhadap tubuh sebagai bait Roh Kudus, keindahan karakter, serta tanggung jawab untuk tidak menjadi batu sandungan bagi sesama. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa perkembangan fashion modern tidak harus dipandang sebagai ancaman terhadap iman Kristen, melainkan sebagai fenomena budaya yang perlu disikapi secara kritis, selektif, dan bijaksana. Generasi muda Kristen tetap dapat mengikuti perkembangan mode dan tren berpakaian selama pilihan yang diambil tidak bertentangan dengan nilai-nilai Alkitab dan tetap mencerminkan identitas sebagai pengikut Kristus.