Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan metode drill dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar menggiring bola (dribbling) pada pemain Frador FC. Keterampilan dribbling merupakan salah satu aspek teknis paling fundamental dalam sepak bola modern yang menentukan efektivitas transisi menyerang dan penguasaan bola. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu berupa One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 24 pemain aktif Frador FC, dengan sampel terpilih sebanyak 20 pemain melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan secara objektif menggunakan instrumen tes keterampilan dribbling sepak bola melewati rintangan (cones). Analisis data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27 untuk menguji parameter deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas dan homogenitas), serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode drill memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling pemain Frador FC. Pengukuran awal (pretest) menunjukkan rata-rata waktu tempuh pemain sebesar 25,2 detik dengan dominasi kategori kemampuan kurang (50%) dan cukup (40%). Setelah diberikan intervensi latihan metode drill secara sistematis, pengukuran akhir (posttest) menunjukkan penurunan rata-rata waktu tempuh menjadi 22,75 detik, dengan 50% pemain masuk kategori baik dan 25% masuk kategori sangat baik. Melalui uji statistik parametrik Paired Sample t-Test, diperoleh nilai t-hitung = 21,466 yang jauh lebih besar daripada t-tabel = 2,093 pada taraf signifikansi alpha = 0,05 (df = 19) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis nol (H-0) ditolak dan hipotesis alternatif (H-1) diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode drill secara terprogram terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan teknik dribbling pada tim Frador FC