Heribertus Gesi Goran
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA APBDES (STUDI KASUS PADA DESA TUAWOLO KECAMATAN ADONARA TIMUR KABUPATEN FLORES TIMUR) Heribertus Gesi Goran; Yosefina Andia Dekrita; Cicilia Ayu Wulandari Nuwa
Accounting UNIPA - Jurnal Akuntansi Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Accounting Unipa
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini yaitu belum maksimalnya kinerja keuangan desa pada kantor Desa Tuawolo Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Desa Tuawolo berdasarkan rasio kemandirian, rasio keserasian, rasio pertumbuhan, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Tuawolo Kecamatan Adonara Timur tahun 2021–2025. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2021-2025. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tuawolo Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur tahun anggaran 2021-2025 dengan rata-rata perhitungan tingkat kemandirian sebesar 0,13% berada pada kriteria rendah sekali. Tingkat keserasian belanja rutin dengan rata-rata 45,49% berada pada kriteria cukup serasi, sedangkan tingkat keserasian belanja pembangunan dengan rata-rata 19,69% berada pada kriteria tidak serasi. Tingkat pertumbuhan pendapatan dengan rata-rata sebesar -0,02% berada pada kriteria rendah. Tingkat efektivitas pendapatan dengan rata-rata 103,15% berada pada kriteria sangat efektif, sedangkan tingkat efektivitas belanja dengan rata-rata 98,40% berada pada kriteria cukup efektif. Tingkat efisiensi dengan rata-rata 95,96% berada pada kriteria kurang efisien.