Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Periode 2014–2025 Menggunakan Pendekatan DuPont System Rayhan Rizki Ramadhan; Karolina Karolina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13843

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi kinerja keuangan secara berkala untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, memanfaatkan aset, serta mengelola struktur permodalan secara optimal di tengah perubahan kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk selama periode 2014–2025 dengan menggunakan pendekatan DuPont System. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui teknik dokumentasi, studi kepustakaan, dan research internet. Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis perbandingan laporan keuangan secara antarperiode dan analisis rasio dalam kerangka DuPont System dengan menguraikan Return on Equity (ROE) ke dalam tiga komponen utama, yaitu Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), dan Equity Multiplier (EM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan berada dalam kondisi sehat, meskipun sempat mengalami fluktuasi sepanjang periode pengamatan. Nilai ROE mencatatkan peningkatan yang signifikan dari 15,76% pada 2014 menjadi 39,39% pada 2025. Pada 2025, pencapaian ROE tersebut didukung oleh NPM sebesar 30,13%, TATO sebesar 1,11 kali, dan EM sebesar 1,18 kali. NPM terbukti menjadi komponen yang paling konsisten dalam menjelaskan dinamika pergerakan ROE, sementara peningkatan TATO turut memperkuat kinerja pada akhir periode dan EM tetap berada dalam tingkat yang relatif terkendali. Dengan demikian, kinerja keuangan perusahaan terutama ditopang oleh tingkat profitabilitas yang kuat, didukung oleh peningkatan produktivitas aset serta struktur pendanaan yang terkendali.