Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Desa Pembatang melalui Pemanfaatan Sekam Padi menjadi Biochar untuk Mendukung Ketahanan Pangan Daudi Daud; Putri Anggun Sari; Putri Pilmela; Naifa Adelia Nurahmi; Alvaro Rofian Putra; Muhammad Nabil Ayussy; Firyal Ayudhiya Hasanah; Andre Putra Melky P; Dwi Kurnia; Winda Nopita Sari; Ivanda Avrodaitha; Dinda Putri Hasanah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.219

Abstract

Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau merupakan desa agraris dengan aktivitas budidaya padi yang menghasilkan limbah sekam dalam jumlah besar setiap musim panen, namun pemanfaatannya masih terbatas dan cenderung ditumpuk tanpa nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani melalui pemanfaatan sekam padi menjadi biochar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, tahap persiapan, penyuluhan disertai diskusi dan tanya jawab, demonstrasi dan praktik pembuatan biochar, serta penerapan biochar pada tanaman cabai dan terong. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah sekam padi menjadi biochar melalui proses pembakaran terkendali dengan oksigen terbatas, mulai dari persiapan bahan, pengarangan, pendinginan, hingga penerapan pada tanaman percontohan. Petani memahami bahwa biochar berfungsi sebagai bahan pembenah tanah yang memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, bukan sebagai pengganti pupuk. Kegiatan ini berpotensi berkelanjutan karena bahan baku sekam padi tersedia secara rutin dari aktivitas pertanian dan penggilingan padi setempat, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya Desa Tanpa Kelaparan dan Desa Peduli Lingkungan Darat, serta membuka peluang pengembangan biochar sebagai produk bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Pembatang.
Pemberdayaan Petani Desa Pembatang melalui Pemanfaatan Sekam Padi menjadi Biochar untuk Mendukung Ketahanan Pangan Daudi Daud; Putri Anggun Sari; Putri Pilmela; Naifa Adelia Nurahmi; Alvaro Rofian Putra; Muhammad Nabil Ayussy; Firyal Ayudhiya Hasanah; Andre Putra Melky P; Dwi Kurnia; Winda Nopita Sari; Ivanda Avrodaitha; Dinda Putri Hasanah
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.219

Abstract

Desa Pembatang, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau merupakan desa agraris dengan aktivitas budidaya padi yang menghasilkan limbah sekam dalam jumlah besar setiap musim panen, namun pemanfaatannya masih terbatas dan cenderung ditumpuk tanpa nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan petani melalui pemanfaatan sekam padi menjadi biochar sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi observasi dan identifikasi masalah, tahap persiapan, penyuluhan disertai diskusi dan tanya jawab, demonstrasi dan praktik pembuatan biochar, serta penerapan biochar pada tanaman cabai dan terong. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah sekam padi menjadi biochar melalui proses pembakaran terkendali dengan oksigen terbatas, mulai dari persiapan bahan, pengarangan, pendinginan, hingga penerapan pada tanaman percontohan. Petani memahami bahwa biochar berfungsi sebagai bahan pembenah tanah yang memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, bukan sebagai pengganti pupuk. Kegiatan ini berpotensi berkelanjutan karena bahan baku sekam padi tersedia secara rutin dari aktivitas pertanian dan penggilingan padi setempat, sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya Desa Tanpa Kelaparan dan Desa Peduli Lingkungan Darat, serta membuka peluang pengembangan biochar sebagai produk bernilai ekonomi bagi masyarakat Desa Pembatang.