Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan efektivitas media poster dalam meningkatkan pemahaman kesiapsiagaan terhadap bahaya fenomena semburan lumpur dan gas beracun di Bledug Kesongo. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora dengan melibatkan 37 responden yang tergabung dalam Lembaga Kemasyarakatan Desa (PKK) dan anggota Pemerintahan Desa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui desain One Group Pretest-Posttest Design dalam kategori Pre-Experimental Design, dengan pengambilan sampel melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Likert untuk persepsi dan instrumen pretest-posttest untuk kesiapsiagaan. Media poster yang disusun telah divalidasi oleh ahli materi dengan presentase 89,47% (kategori sangat layak) dan ahli media dengan presentase 75% (kategori cukup layak). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis indeks, dan uji N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan persepsi masyarakat terhadap Bledug Kesongo terkategori sangat tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 76,59%. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat menunjukkan peningkatan dari kategori siap (69,15%) menjadi sangat siap (87,72%) setelah diberikan perlakuan media poster. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata 0,61 (kategori sedang) dan presentase N-Gain 60,84% (kategori cukup efektif). Secara praktis, media poster ini memberikan kontribusi bagi masyarakat sebagai sarana edukasi mandiri dan bagi pemerintah desa sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan mitigasi di kawasan Bledug Kesongo. Dengan demikian, edukasi menggunakan media poster dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya dan kesiapsiagaan terhadap fenomena semburan lumpur dan gas beracun di Bledug Kesongo.