Usman Stiawan
Program Studi Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pengetahuan Mahasiswa tentang Penanganan Dismenore melalui Edukasi Berbasis Evidence-Based Practice di Pathumtani University, Thailand Riska Hediya Putri; Yunina Elasari; Adelia Cahya Kinanti; Usman Stiawan; Nia Fatma Riyanti; Afif Ghariza; Windah Windah; Sahyana Sahyana; Agesta Fiana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/197et794

Abstract

Dismenore merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh mahasiswi dan dapat mengganggu aktivitas akademik, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup. Meskipun berbagai metode penanganan dismenore telah tersedia dan didukung oleh bukti ilmiah, masih banyak mahasiswa yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai strategi penanganan yang efektif dan aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa tentang penanganan dismenore melalui edukasi berbasis Evidence-Based Practice (EBP) di Pathumtani University, Thailand. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pemberian materi edukasi yang mengacu pada rekomendasi ilmiah terkini terkait penanganan farmakologis dan nonfarmakologis dismenore. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai penyebab dismenore, faktor risiko, teknik manajemen nyeri, penggunaan obat secara rasional, aktivitas fisik, serta metode nonfarmakologis yang terbukti efektif berdasarkan bukti ilmiah. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan edukasi berbasis EBP terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang penanganan dismenore. Oleh karena itu, pendekatan ini berpotensi menjadi strategi promosi kesehatan reproduksi yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.