Della Sofia Septianingrum
PG PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Orangtua Melalui Edukasi Pola Asuh dalam Mendukung Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Della Sofia Septianingrum; Windi Wulandari Iman Utama; Titik Mulat Widyastuti
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/60j35528

Abstract

Kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya stimulasi perkembangan kognitif pada anak usia dini masih sering kali terbatas. Hal ini disebabkan oleh minimnya akses pendampingan terstruktur mengenai pola asuh (parenting) yang adaptif dan edukatif di lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua melalui edukasi pola asuh yang berfokus pada pendekatan pedagogi keluarga serta pengembangan media stimulasi kognitif yang kreatif dan interaktif. Metode pelaksanaan pengabdian ini mengadaptasi alur sistematis yang meliputi empat tahap utama, yaitu: (1) Kunjungan kemitraan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali karakteristik dan kebutuhan nyata orang tua di lapangan; (2) Lokakarya pedagogi keluarga serta penyusunan peta konsep stimulasi perkembangan kognitif anak; (3) Pelatihan pengembangan media edukasi kreatif dan digital (seperti pemanfaatan aplikasi ramah anak, dan video stimulasi harian); serta (4) Pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap implementasi pola asuh terstimulasi di rumah. Hasil program menunjukkan terjadinya peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis orang tua dalam merancang serta menerapkan aktivitas pengasuhan yang mendukung fungsi kognitif anak melalui metode bermain yang menyenangkan. Anak-anak juga menunjukkan respons perkembangan kognitif yang lebih aktif, seperti meningkatnya kemampuan memecahkan masalah sederhana, kemampuan bahasa, dan rasa ingin tahu tanpa merasa tertekan. Selain itu, program ini berhasil menginisiasi terbentuknya jejaring paguyuban orang tua untuk saling berbagi praktik baik pengasuhan yang berkelanjutan.