Andriani Andriani
Program Studi Kebidanan, IKes Payung Negeri Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembinaan Active Aging Optimalisasi Kesehatan Lansia Melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Degeneratif di Kelurahan Labuh Timur Barat Susani Hayati; Tengku Hartian SN; Aisyiah Aisyiah; Hamida Sari; Andriani Andriani; Rahmatuzzakia Hasibuan; Weny Weny; Putri Ardilla Alexia
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6b17my47

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan penyakit hipertensi, diabetes melitus, kolesterol, dan asam uratdiabetes melitus, dan osteoartritis masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada kelompok pra-lansia dan lansia. Salah satu penyebab meningkatnya penyakit degenerative yaitu rendahnya tingkat pengetahuan lansia tentang faktor-faktor terjadinya risiko pencegahan dan menerapkan hidup bersih dan sehat. Oleh sebab itu, tim pengabdian memberikan upaya promosi dan pencegahan melalui pembinaan lansia tentang Active Aging untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hidup lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai pencegahan serta pengendalian penyakit degenerative, penerapan pola hidup sehat melalui Program Pembinaan Active Aging. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukatif melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi aktivitas fisik sederhana, serta pemeriksaan kesehatan dasar meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan kadar gula darah sewaktu. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Juni 2026 dengan melibatkan 35 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia setelah mengikuti kegiatan pembinaan. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 64,5 pada pretest menjadi 86,8 pada posttest. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, aktif berdiskusi, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, pengelolaan stres, dan kepatuhan terhadap pengobatan sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah kelurahan sehingga mendukung terwujudnya lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.