Tiara Putri Ayu
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Konsumsi Junk Food Dengan Obesitas Pada Siswa SMPN 2 Batu Engau Tiara Putri Ayu; Riki Ristanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1670

Abstract

Obesitas pada anak sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah konsumsi makanan cepat saji atau junk food yang merupakan perilaku makan yang dapat dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi junk food dengan obesitas pada siswa sekolah sebagai dasar bukti empiris dalam pelaksanaan edukasi gizi di sekolah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan melibatkan 90 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner terstruktur dan observasi antropometri. Indeks Massa Tubuh (IMT) dihitung berdasarkan hasil pengukuran berat dan tinggi badan, kemudian dikategorikan menjadi kurus, normal, gemuk, dan obesitas. Konsumsi Junk Food diukur menggunakan kuesioner frekuensi dan dikategorikan menjadi rendah, sedang, dan tinggi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (33,3%), diikuti obesitas (25,6%), gemuk (23,3%), dan kurus (17,8%). Sebanyak 40% siswa memiliki konsumsi Junk Food tinggi, 31,1% sedang, dan 28,9% rendah. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan signifikan antara konsumsi Junk Food dan IMT (p = 0,002). Siswa dengan konsumsi Junk Food tinggi cenderung mengalami kegemukan atau obesitas. Oleh karena itu, diperlukan edukasi gizi serta kolaborasi sekolah dan orang tua untuk membentuk kebiasaan makan sehat.