Nurfatimah Nauli juri
Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS FISIK, CEK KESEHATAN, EDUKASI, DAN PEMBERDAYAAN Firman Gustaman; Daffa Ismail; Dimas Trisopyana Putra; Elisabeth Trimelsi Timoisan; Muhammad Nabil; Nurfatimah Nauli juri
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v7i2.33551

Abstract

Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memerlukan pemantauan kesehatan secara berkala serta penguatan pemahaman mengenai pengelolaan penyakit kronis dan penggunaan antibiotik secara rasional. Sementara itu, warga binaan di Sentra Handayani memerlukan keterampilan praktis dalam pemanfaatan tanaman obat yang tersedia sebagai bahan produk kesehatan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pengelolaan kesehatan peserta Prolanis melalui aktivitas fisik, skrining kesehatan, dan edukasi penggunaan antibiotik serta meningkatkan keterampilan warga binaan dalam pemanfaatan tanaman obat. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 5 Juli 2026 dan Sentra Handayani Jakarta pada 28 Juli 2026 dengan pendekatan partisipatif-edukatif. Kegiatan pada peserta Prolanis meliputi senam bersama, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu, serta edukasi pengelolaan penyakit kronis dan penggunaan antibiotik secara rasional menggunakan leaflet ABC 4T. Kegiatan pada warga binaan meliputi edukasi dan praktik pembuatan hand sanitizer berbahan daun sirih (Piper betle L.) dan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia). Sebanyak 43 peserta mengikuti skrining kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih terdapat peserta dengan tekanan darah dan kadar gula darah sewaktu di atas nilai normal sehingga diperlukan pemantauan kesehatan secara berkala. Seluruh kegiatan berlangsung dengan partisipasi aktif peserta. Kegiatan ini memberikan pengalaman dan informasi mengenai pemantauan kesehatan, penggunaan antibiotik secara rasional, serta pemanfaatan tanaman obat melalui praktik pembuatan produk kesehatan sederhana.