Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya peserta didik yang menunda mengerjakan tugas, terlambat mengumpulkan tugas, kurang mampu mengatur waktu belajar secara efektif, serta lebih memilih melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan dibandingkan menyelesaikan tugas akademik. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kecenderungan perilaku prokrastinasi akademik pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk.1) Penundaan untuk memulai maupun menyelesaikan kerja pada tugas yang dihadapi.2) Keterlambatan dalam mengerjakan tugas.3) Kesenjangan waktu antara rencana dan kinenia aktual. 4) Melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan dari pada melakukan tugas yang harus dikerjakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 227 peserta didik kelas XII DI SMA Negeri 1 Rambatan. Sampel penelitian berjumlah 64 peserta didik yang berasal dari kelas XII.F4 dan XII.F7 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket prokrastinasi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Penundaan untuk memulai maupun menyelesaikan kerja pada tugas yang di hadapi yang berada pada kategori sangat tinggi. 2)Keterlambatan dalam mengerjakan tugas yang berada pada kategori tinggi. 3)Kesenjangan waktu antara rencana dan kinenia aktual yang berada pada kategori tinggi.4) Melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan dari pada melakukan tugas yang harus dikerjakan yang berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum profil prokrastinasi akademik peserta didik kelas XII di SMA Negeri 1 Rambatan secara umum berada pada kategori tinggi, yaitu sebanyak 28 peserta didik (44%). Penelitian ini direkomendasikan kepada peserta didik tentang prokrastinasi akademik sehingga peserta didik dapat meningkatkan rasa tanggung jawab sebagai peserta didik dan dapat mengurangi prokrastinasi akademiknya.