Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelaksanaan Workshop Duta Moderasi Beragama Angkatan I pada Mahasiswa IAIN Madura dalam Menguatkan Platform Moderasi Beragama Masti Yanto; Nailatur Rizqiyah; Waqiatul Masrurah
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2na0pc64

Abstract

The implementation of the Religious Moderation Workshop for IAIN Madura Students is a Transformation of the strengthening of the Religious Moderation Platform in the future. This study uses a Descriptive-qualitative approach with conceptual data collection, namely through critical analysis. The purpose of this study is to strengthen the potential of Religious Moderation values among IAIN Madura students. The findings of this study indicate that the Implementation of Religious Moderation in the process of instilling Tolerance values is a very central role in finding the Pioneers of Religious Moderation Ambassadors and Drivers of Religious Moderation itself. In conclusion, the Religious Moderation Ambassador Workshop can be the first reference in forming and revitalizing the application of Religious Moderation in the community.
Tranformasi Praktik Keagamaan Moderat Di Madura: Studi Kasus Pada Komunitas Pesantren : ) reformasi kurikulum dan materi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai moderasi beragama dan kebangsaan; (2) penguatan jejaring sosial keagamaan melalui struktur Nahdlatul Ulama, alumni pesantren, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi; (3) pemanfaatan teknologi dan media digital sebagai sarana dakwah moderat; (4) reinterpretasi tradisi lokal sebagai basis penanaman nilai moderasi; dan (5) penguatan peran Khairunnafi Khairunnafi; Waqiatul Masrurah; Tobi Tobi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5804

Abstract

Artikel ini mengkaji transformasi praktik keagamaan moderat di Madura dengan menempatkan pesantren sebagai aktor utama. Madura dikenal sebagai wilayah dengan tingkat religiusitas tinggi, kultur hierarkis, serta keterikatan kuat pada figur kiai dan lembaga pesantren. Di sisi lain, dalam satu dekade terakhir, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mendorong penguatan moderasi beragama sebagai strategi nasional menghadapi radikalisme, intoleransi, dan kekerasan atas nama agama. Kondisi ini menuntut pesantren untuk melakukan penyesuaian dan pembaruan baik pada tingkat kurikulum, tradisi, maupun strategi dakwah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), memanfaatkan dokumen kebijakan negara, buku, dan artikel jurnal bereputasi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi praktik keagamaan moderat di pesantren Madura berlangsung melalui: (1) reformasi kurikulum dan materi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai moderasi beragama dan kebangsaan; (2) penguatan jejaring sosial keagamaan melalui struktur Nahdlatul Ulama, alumni pesantren, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi; (3) pemanfaatan teknologi dan media digital sebagai sarana dakwah moderat; (4) reinterpretasi tradisi lokal sebagai basis penanaman nilai moderasi; dan (5) penguatan peran kiai dan santri muda sebagai agen moderasi di tingkat akar rumput. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren di Madura memiliki potensi besar untuk menjadi model praktik moderasi beragama di Indonesia, meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti penetrasi paham fundamentalis melalui media digital, polarisasi politik lokal, fanatisme kelompok, dan keterbatasan sumber daya teknologi.
Konsep Toleransi Nilai Moderasi dalam Menanggapi antara Perbedaan dan Penyimpangan Prespektif Islam Sholahuddin Qoffal; Waqiatul Masrurah; Lailatul Firdausi; Hamdani Hamdani
Journal of Communication in Tourism, Culture and Education Vol. 1 No. 1: January - June 2025
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jctce.v1i1.116

Abstract

This study investigate how the genuine meaning of tolerance is understood. This study's major goal is to draw attention to instances when the Islamic concept of moderation tolerance is not being applied correctly. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach consisting of two sources: phenomena occurring in the field and news on social media, such as Muslims participating in other religious worship, which serve as primary data, and books or journals related to the discussion of tolerance, which serve as secondary data. The research results show that there is a lot of tolerance being applied beyond religious boundaries, which distinguishes between differences that deserve to be respected and deviations that need to be corrected. Actions such as participating in the worship of other religions are considered to violate the principles of Islamic faith and can damage the purity of the teachings. A proper understanding of moderation must be based on a balance between an open attitude and steadfast adherence to Islamic teachings. Well-applied religious moderation will have an influence in reconciling conflict, strengthen social bonds, and open the doors of guidance from non-Muslims. This is important to understand so that Muslims can wisely apply the principles of moderation and tolerance in accordance with the moderation that aligns with Islamic teachings
Analisis Distribusi Dana BOS dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Al-Faqih Sumber Nyamplong Maulidya Mecca; Fauziyatus Silmi; Waqiatul Masrurah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Al-Faqih Sumber Nyamplong. Dana BOS merupakan program pemerintah yang berperan penting dalam mendukung pembiayaan operasional sekolah serta menjamin akses pendidikan yang merata dan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah pola distribusi, pemanfaatan, serta dampak dana BOS terhadap berbagai aspek mutu pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi dana BOS di SMP Al-Faqih dilakukan secara terencana melalui penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang melibatkan pihak sekolah dan komite, dengan pemanfaatan yang difokuskan pada kegiatan operasional pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, pemeliharaan sarana prasarana, serta dukungan bagi siswa kurang mampu. Distribusi yang tepat sasaran memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas lingkungan belajar, kompetensi tenaga pendidik, partisipasi siswa, serta prestasi akademik dan non-akademik. Namun demikian, terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan dana BOS, seperti keterlambatan penyaluran, keterbatasan nominal dana, serta kapasitas pengelola yang belum optimal, sehingga diperlukan strategi optimalisasi melalui perencanaan berbasis mutu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan pengawasan, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, dana BOS dapat berfungsi tidak hanya sebagai pendukung operasional sekolah, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
UPAYA MEMINIMALISIR KECANDUAN GADGET PADA SISWA MELALUI PENERAPAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DI SMA NEGERI 2 PAMEKASAN Murniatuz Zahrah; Enisatul Risqina; Waqiatul Masrurah
Jurnal Pendidikan Nusantara Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Nusantara
Publisher : lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to minimize gadget addiction in eleventh-grade students through the implementation of a classical guidance service program at Pamekasan 2 State Senior High School. Classical guidance services are a program that provides information and orientation that is beneficial for students face-to-face and scheduled between the guidance and counseling (BK) teacher and all students in the class. Students are provided with classical guidance services by the BK teacher with the hope that they can understand the negative impacts of gadgets, so that students can better manage their time and be wiser in using gadgets properly. The subjects of the study were eleventh-grade students of Pamekasan 2 State Senior High School. The research method used was a qualitative approach with data collection techniques through observation, instruments, and documentation. The results of this study indicate that gadget addiction in students can disrupt learning concentration, reduce social interaction, and trigger unproductive behavior. Through interactive and structured classical guidance services, students begin to understand the negative impacts of excessive gadget use and demonstrate behavioral changes by reducing the frequency of gadget use outside of learning needs. This service also encourages students to use gadgets wisely and prioritize academic and social activities. The results of the study showed that by using classical guidance services, the negative impact of gadgets on teaching and learning activities was reduced. In conclusion, the classical guidance program is effective in reducing gadget addiction.
“IMPLEMENTASI PENGELOLAAN BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA DI SMA NEGERI 4 PAMEKASAN” Moh Arif Budiman; Mawahib Arrozi; Moh Alvin Noer Hidayah; Waqiatul Masrurah
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7817

Abstract

Biaya pendidikan memegang peranan penting dalam mendukung pengembangan fasilitas sekolah yang memadai, sehingga dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam dunia pendidikan, biaya bukan hanya sekadar pengeluaran rutin, tetapi juga investasi strategis untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Melalui pengelolaan biaya yang efektif, institusi pendidikan dapat menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, serta mendukung berbagai program pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan biaya pendidikan terhadap peningkatan sarana dan prasarana di SMA Negeri 4 Pamekasan. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, bendahara, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya pendidikan di SMA Negeri 4 Pamekasan telah diterapkan secara efektif, dengan alokasi anggaran yang diarahkan untuk pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium yang memadai, perpustakaan, serta fasilitas kelas yang nyaman. Selain itu, ditemukan bahwa adanya peningkatan fasilitas yang berkontribusi secara signifikan terhadap kualitas pembelajaran siswa dan kenyamanan guru dalam mengajar.
Manajemen Seleksi dan Penempatan SDM Pendidikan di MTs Darul Ulum Banmaleng Giligenting Sumenep Moh Fayyad AS; Nur Hayati; Suci Urmilawati; Waqiatul Masrurah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10783

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen seleksi dan penempatan sumber daya manusia (SDM) dalam lembaga pendidikan sebagai salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji secara komprehensif persyaratan, metode, validasi, hambatan, dan strategi yang digunakan dalam proses seleksi dan penempatan SDM pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia pendidikan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi dan penempatan SDM pendidikan yang efektif harus memperhatikan kualifikasi akademik, kompetensi pedagogik, kepribadian, profesionalisme, serta kesesuaian individu dengan nilai dan kebutuhan organisasi. Prinsip the right man on the right place menjadi dasar utama dalam menentukan penempatan tenaga pendidik dan kependidikan. Selain itu, proses seleksi perlu didukung oleh berbagai metode seperti seleksi administrasi, tes tertulis, tes psikologi, wawancara, micro teaching, dan observasi kinerja yang disertai dengan validasi instrumen yang mencakup validitas isi, validitas konstruk, validitas kriteria, dan validitas tampak. Penelitian ini juga menemukan adanya berbagai hambatan, seperti keterbatasan sumber daya, bias dalam penilaian, dan belum adanya standar seleksi yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan strategi validasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan objektivitas dan efektivitas proses seleksi serta penempatan SDM dalam lembaga pendidikan.
Pengembangan Kurikulum Madrasah Berbasis Nilai-Nilai Islam Dan Kebutuhan Zaman Ansari Ansari; Jasuli Jasuli; Waqiatul Masrurah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11403

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan kurikulum madrasah yang berbasis nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan dalam kurikulum, bagaimana kurikulum disesuaikan dengan perkembangan era digital, serta bagaimana dampaknya terhadap kualitas lulusan madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui berbagai buku, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dapat membentuk karakter peserta didik yang lebih baik, seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan zaman juga membantu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, kreatif, serta mampu menggunakan teknologi. Guru memiliki peran penting dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut di kelas. Selain itu, pengembangan kurikulum ini berdampak positif terhadap kualitas lulusan, baik dari segi akademik maupun akhlak. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan kemampuan guru dan sarana pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas yang memadai.
Evaluasi Tata Kelola Pembiayaan Pendidikan: Analisis Efektivitas Penggunaan Anggaran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Lathyva Nur Wahyuni; Itsna Sofia Nafis; Waqiatul Masrurah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas di sekolah. Pengelolaan anggaran yang efektif dapat membantu sekolah dalam memenuhi berbagai kebutuhan pembelajaran serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pembiayaan pendidikan di SMP IT Al Imron yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembiayaan pendidikan di SMP IT Al Imron telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan anggaran secara sistematis. Penggunaan anggaran dinilai cukup efektif dalam mendukung kegiatan pembelajaran, terutama melalui penyediaan sarana pembelajaran dan pengembangan kompetensi guru. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti kegiatan mendadak yang tidak tercantum dalam perencanaan anggaran serta keterbatasan keterlibatan guru dalam proses perencanaan anggaran. Oleh karena itu, pengelolaan pembiayaan pendidikan perlu dilakukan secara lebih partisipatif agar penggunaan anggaran dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Implementasi Perencanaan Tenaga Kependidikan: Studi Kasus di MA Darut Thalibin Farah Dwi Ariani; Maptuhatul Laila; Moh. Rizki Firmansyah; Waqiatul Masrurah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep, urgensi, dan dampak digitalisasi pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri Tanjung 2 Pademawu, Pamekasan, yang hanya memiliki 115 siswa di wilayah pesisir 3T. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan triangulasi data wawancara semi-terstruktur Kepsek Zainollah (25 April 2026), observasi dashboard ARKAS-SIMUTU, dan dokumen BOS-11A, penelitian menemukan bahwa sistem prioritas "rapor warna" (merah-kuning-hijau) sesuai Permendikbudristek Nomor 63 Tahun 2022 berhasil mengoptimalkan alokasi dana untuk kebutuhan operasional mendesak, pemeliharaan fasilitas cuaca ekstrem, dan pengembangan kompetensi di tengah fix cost tinggi dan keterlambatan pencairan triwulan. Digitalisasi penuh melalui website RKAS, platform Merdeka Mengajar, TV pintar 55 inci, dan monitoring real-time SIMUTU menghasilkan penghematan 25% biaya operasional (Rp500.000/bulan), transparansi via publikasi online dan WhatsApp orang tua, serta peningkatan mutu pendidikan 30% (skor Dimensi E Rapor Pendidikan 65→92). Kepuasan orang tua naik dari 75% menjadi 92% dengan lonjakan pendaftaran siswa baru 78% (18→32 siswa TA 2026/2027), membuktikan model TPACK terintegrasi efektif mengatasi tantangan infrastruktur wilayah terpencil.