Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Terapi Uap Air Dengan Minyak Kayu Putih Terhadap Penurunan Frekuensi Pernapasan Pada Anak Dengan ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodiningratan Hanif Nur Fauzan; Anjar Nurrohmah; Yohana Ika Prastiwi
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 2 (2026): Vol.3 No.2 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i2.234

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada anak dan ditandai dengan adanya peningkatan frekuensi pernapasan sebagai respons terhadap gangguan pada sistem pernapasan. Salah satu upaya nonfarmakologis atau terapi komplementer yang dapat diterapkan untuk membantu mengatasi masalah tersebut adalah terapi uap air dengan minyak kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan terapi uap air dengan minyak kayu putih terhadap penurunan frekuensi pernapasan pada anak dengan ISPA di wilayah kerja Puskesmas Purwodiningratan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi, kedua responden mengalami takipnea dengan frekuensi pernapasan masing-masing sebesar 32 kali/menit dan 34 kali/menit. Setelah dilakukan pemberian terapi uap air dengan minyak kayu putih selama tiga hari, terjadi penurunan frekuensi pernapasan menjadi 27 kali/menit pada responden pertama dan 28 kali/menit pada responden kedua, sehingga keduanya berada dalam kategori frekuensi pernapasan normal (eupnea). Penurunan frekuensi pernapasan terjadi secara bertahap setiap hari selama pelaksanaan intervensi yang menunjukkan adanya perbaikan kondisi pernapasan pada anak dengan ISPA. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan frekuensi pernapasan anak penderita ISPA sebelum dan setelah diberikan terapi uap air dengan minyak kayu putih, sehingga terapi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi komplementer dalam membantu memperbaiki kondisi pernapasan anak dengan ISPA.