Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA KONOTATIF DAN NILAI MORAL DALAM LIRIK LAGU “UNTUK KITA RENUNGKAN” KARYA EBIET G ADE Lisse Pattipeiluhu; Novebilin V. Sanubun
Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2026): Arbitrer: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol8no1hlm97-112

Abstract

Makna konotatif sebagai media yang berperan penting dalam menafsirkan makna dan nilai moral pada sebuah lagu. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan makna konotatif dan nilai moral dalam lirik lagu “Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G Ade. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks lirik lagu “Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G. Ade. Data dalam penelitian ini berupa bentuk kata atau frasa dan kalimat yang menggambarkan makna konotatif dan nilai moral dalam lirik lagu “Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G. Ade. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya makna konotatif dalam lirik lagu “Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G. Ade yaitu berupa pesan kepada manusia untuk sadar terhadap kesalahan-kesalahan, karena dari perbuatan dosa akan mendapat hukuman dari Tuhan sesuai tindakan yang telah dilakukan. Selain itu, terdapat nilai moral dalam lirik lagu“Untuk Kita Renungkan” karya Ebiet G. Ade yaitu: 1) Hubungan manusia dengan diri sendiri, meliputi: (a) Menyucikan diri, (b) Bertobat dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik, (c) Sabar dan memilikikekuatan hati, (d) Berbenah diri., (e) Kesadaran diri. (2) Hubungan manusia dengan sesama, meliputi: (a) Tidak menghakimi. (3) Hubungan Manusia dengan Tuhan, meliputi: (a) Kesadaraan akan kebesaran Tuhan, (b) Kesadaran akan keberadaan Tuhan.